Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Potensi Kecepatan Angin Mencapai 25 Knot di Laut Bali, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
bbn/ilustrasi/Potensi Kecepatan Angin Mencapai 25 Knot di Laut Bali, BMKG Keluarkan Peringatan Dini.
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Badan Metereologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi perairan Laut Bali dan sekitarnya terkait potensi peningkatan kecepatan angin yang mencapai 25 knot. Sedangkan ketinggian gelombang mencapai lebih dari 2 meter di Selat Bali bagian selatan.
Dikutip dari laman maritim.bmkg.go.id sekira pukul 16.00 WIB, peringatan dini tersebut sudah dikeluarkan sejak pukul 12.00 WIB. Senin, 24 Juni 2024.
"Berlaku mulai pukul 19.00 WIB hingga Selasa, 25 Juni 2024 pukul 07.00 WIB," tulis informasi dalam laman tersebut.
"Laut Bali, Laut Sumbawa, Selat Lombok bagian utara dan Samudra Hindia selatan NTB," unggah informasinya.
"Selat Badung, Selat Lombok bagian Selatan dan Samudra Hindia Selatan Bali hingga NTB," seperti yang dikutip Banyuwangi.viva.co.id pada pukul 16.00 Wib.
Untuk kondisi sinoptik, cuaca secara umum cerah berawan dan berpotensi hujan ringan. "Angin dominan bertiup dari Tenggara-Selatan dengan kecepatan 2-25 knot," jelas informasi dalam laman resmi BMKG.
Ketinggian gelombang di perairan Utara Bali hingga NTB berkisar 0,5-1,25 meter.
"Sedangkan di perairan Selatan berkisar antara 0,5-2 meter ketinggian gelombangnya," tandas dalam peringatan itu. Seluruh aktifitas pelayaran juga dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca bisa berubah secara tiba-tiba. (sumber: viva.co.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3300 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 774 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 712 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman