Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Puluhan Bebotoh 'Serbu' Mapolres Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Puluhan bebotoh di Buleleng bersama sejumlah masyarakat lainnya, Jumat (16/5) sore ‘menyerbu’ Mapolres Buleleng setelah Jajaran Polsektif Kota Singaraja membubarkan pelaksanaan tajen (sabungan ayam) yang dikemas ‘tabuh rah’ di Kelurahan Kampung Anyar Kecamatan Buleleng. Kehadiran puluhan warga penggemar sambungan ayam di Buleleng tersebut mengejutkan sejumlah anggota polisi yang langsung menutup pintu gerbang utara Mapolres Buleleng dan melakukan blokade di pintu masuk Mapolres Buleleng bagian selatan,” kita datang kesini untuk meminta keadilan, kita hanya mencari makan bukan maling,” teriak sejumlah warga yang tertahan di depan Mapolres Buleleng.
Dari negosiasi yang dilakukan sejumlah Perwira di Jajaran Polres Buleleng, enam perwakilan masyarakat dan bebotoh diterima Kabag Ops Polres Buleleng, AKP. Dewa Putu Arta di Mapolres Buleleng, sedangkan puluhan warga tetap menunggu di depan Mapolres Buleleng hingga sempat memacetkan arus lalu lintas. "Cuma minta permakluman dari pak kapolres saja, minta keadilan lah, kalau memang tidak ada (keadilan, red) segala perjudian diberantas, kalau memang ada ya biarkan ada, itu saja hasilnya, ya tadi cuma disepakati tiga kali kalau lebih dari itu judi katanya,” ungkap Koordinator warga, Gede Arita (38).
Sementara, menyikapi keberatan warga tersebut Kabag Ops Dewa Arta mengakui adanya surat permakluman atas penyelenggaraan ‘tabuh rah’,” memang surat itu kita terima, namun pelaksanaannya hanya tiga kali setiap ada upacara, tapi ini surat permakluman meminta lima hari, ini sudah judi,” ungkapnya. Warga yang mengaku kecewa dengan tindakan polisi atas pembubaran tajen dalam ‘tabuh rah’ langsung meninggalkan Mapolres Buleleng,” padahal sudah ada surat permakluman kita mengadakan tabuh rah kok dibubarkan,” celetuk sejumlah warga sambil berlalu.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6024 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2354 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan