Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Puncak Kemarau, Karangasem Masih Berpotensi Terjadi Hujan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Wilayah Bali bagian tenggara berpotensi terjadi hujan saat perkiraan puncak musim kemarau pada Agustus 2023.
"Diperkirakan akan terjadi peningkatan peluang curah hujan pada dasarian II dan III Agustus di tenggara Bali," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar Bali, I Nyoman Gede Wiryajaya, di Denpasar, Selasa, 8 Agustus 2023.
Dia menjelaskan berdasarkan pengamatan Stasiun Iklim Bali, diperkirakan 8-10 Agustus 2023 Kecamatan Selat, Sidemen dan Manggis di Kabupaten Karangasem berpotensi terjadi hujan yakni sekitar 10-20 persen dari peluang curah hujan lebih dari 50 milimeter per dasarian (10 hari).
Sedangkan pada 11-20 Agustus 2023 diperkirakan sejumlah wilayah berpeluang turun hujan yakni di sebagian wilayah Tembuku, Kabupaten Bangli, Banjarangkan, Klungkung, Sidemen, Selat, Manggis dan Bebandem, Kabupaten Karangasem.
Selain itu juga diperkirakan pada 21-30 Agustus 2023 diperkirakan terjadi hujan di sebagian wilayah Tembuku, Bangli, Banjarangkan Klungkung, Sidemen, Selat, dan sebagian wilayah Manggis dan Bebandem, Kabupaten Karangasem.
Ada pun perkiraan curah hujan pada periode itu mencapai sekitar 10-40 persen dari peluang di atas 50 milimeter per dasarian.
Ia menjelaskan adanya potensi hujan di wilayah itu diperkirakan karena masih ada massa udara basah terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga 5.000 meter.
Massa udara yang basah itu disebabkan di antaranya oleh penguapan dan kelembaban udara tinggi, dengan suku muka laut di sekitar wilayah Bali umumnya berkisar 24-29 derajat celcius.
BBMKG memperkirakan distribusi curah hujan di Bali secara umum antara 0-27 milimeter per dasarian yang dicatat Pos Hujan Yangapi mencapai 27 milimeter per dasarian.
Sementara itu, saat puncak musim kemarau, Kecamatan Kubu di Kabupaten Karangasem masih menjadi wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem karena sudah 82 hari tidak turun hujan.
“Waspadai potensi kekeringan di Bali bagian utara," jelas I Nyoman Gede Wirajaya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4594 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2405 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2060 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1661 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1097 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun