Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Pusat Oleh-Oleh Terbesar di Bali Dibuka di Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sebagai destinasi wisata favorit, Pulau Bali dikenal memiliki berbagai macam obyek wisata dan berbagai fasilitas pendukungnya mulai hotel hingga tempat penjualan oleh-oleh khas Bali. Untuk melengkapi fasilitas pendukung tersebut, di Kuta kini telah dibuka pusat oleh-oleh terbesar dan terlengkap di Bali.
Pusat oleh-oleh Krisna ini berlokasi di Jalan Sunset Road Barat Kuta. Pusat oleh-oleh ini berdiri di atas lahan seluas setengah hektar lebih Pusat oleh-oleh Krisna ini merupakan yang terbesar di wilayah Kuta, merupakan pengembangan dari dua lokasi sebelumnya yakni di jalan Nusa Indah Denpasar dan jalan Nusa Kambangan Denpasar.
Pusat oleh-oleh yang diklaim terbesar di Bali ini menjual aneka oleh-oleh khas Bali mulai makanan khas Bali seperti kacang Bali, kacang matahari, aneka kue, baju kaos khas Bali, sarung Bali, sandal, dan berbagai pernak pernik khas Bali.Selain itu juga tersedia, lukisan, perak, patung, dan berbagai souvenir khas Bali lainnya.
Semua souvenir yang dijual di ‘supermarket’ oleh-oleh khas Bali ini ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau. Untuk kaos khas bali misalnya, dijual mulai Rp 8500 sampai Rp 70.000 an, tergantung desain dan kualitas bahannya.Selain kaos, aneka pernak pernik seperti gelang, kalung hingga gantungan kunci juga bisa dibeli dengan harga terjangkau mulai Rp 1.500 sampai Rp 15.000.
“Kelebihan tempat ini dibanding pusat oleh-oleh lainnya di Bali antara lain parkir yang sangat luas, ruang belanja yang nyaman dengan AC, ruang tunggu yang nyaman, hingga food court atau tempat makan dengan aneka pilihan menu,†kata pemilik Krisna Oleh-Oleh I Gusti Ngurah Anom.Barang-barang yang dijual di pusat oleh-oleh Krisna ini sebagian besar merupakan produksi pengrajin kecil di Bali.
“ Barang-barang yang dijual di sini dibuat oleh ratusan pengrajin binaan kami, yang berasal seluruh kabupaten di Bali. Dengan kehadiran pusat oleh-oleh ini, kami berharap para pengrajin dapat memasarkan hasil produknya secara kontinyu di masa krisis saat ini. Jadi ada hubungan timbal balik menguntungkan antara pusat oleh-oleh ini dengan para pengrajin,†imbuh pria yang akrab dipanggil Pak Cok ini.
Dengan adanya pusat oleh-oleh terbesar di Bali ini, para wisatawan domestik maupun asing, diharapkan dapat lebih mudah saat membeli aneka oleh-oleh khas bali, sebelum balik ke asal masing-masing.
“Dengan lokasi startegis di Kuta, wisatawan akan mudah membeli oleh-oleh karena akses ke pusat oleh-oleh ini sangat strategis, di dekat kawasan wisata Pantai Kuta yang sudah terkenal di dunia,†ujar Anom.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6011 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2341 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan