Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Putu AR dan Kadek MA Ngaku Benci Kakeknya Hingga Mati
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ngh Sum (60) adalah orang yang paling dibeci oleh Putu AR (13) dan Kadek MA (10). Betapa tidak kedua mahkota gadis belia ini telah direnggut Ngh Sum yang tidak lain adalah kakek mereka berdua.
"Saya benci dia (ngh sum) sampai akhir hayat saya," kata Putu AR lirih.
Dia yang menjadi nafsu seks bertahun-tahun kakek yang sempat empat kali menikah itu, kini merasa lega karena bisa lepas dari kungkungan kakek dan ayahnya.
Kenangan pahit yang dialaminya begitu menyatat hati ketika
dikenang. Karena keduanya digerayangi kakeknya sendiri sejak tahun 2002 silam.
Putu AR diperkosa kakeknya saat suasana rumah sepi, ditambah lokasi rumah yang berjauhan dari lingkungan banjar. Ia diperkosa dan persetubuhan itu dilakukan berulang kali.
Saat bapaknya tidak di rumah, dijadikan kesempatan oleh sang kakek, pun sebaliknya, saat sang kakek tak di rumah menjadi peluang bagi sang ayah kandung untuk mencicipi kemolekan putrid pertamanya.
Peristiwa yang menyakitkan hati itu terus berulang-ulang. Ia
juga sempat melihat dengan mata kepala sendiri sang kakek terkutuk itu menggauli adinya sendiri Kadek MA.
Begitu juga sebaliknya, sang adik dengan mata kepala sendiri pernah melihat kakaknya sedang digagahi oleh kakek bejat itu.
"Saya benci dia," katanya semakin lirih. (nod)
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5980 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4672 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan