Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Putu AR dan Kadek MA Ngaku Benci Kakeknya Hingga Mati
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ngh Sum (60) adalah orang yang paling dibeci oleh Putu AR (13) dan Kadek MA (10). Betapa tidak kedua mahkota gadis belia ini telah direnggut Ngh Sum yang tidak lain adalah kakek mereka berdua.
"Saya benci dia (ngh sum) sampai akhir hayat saya," kata Putu AR lirih.
Dia yang menjadi nafsu seks bertahun-tahun kakek yang sempat empat kali menikah itu, kini merasa lega karena bisa lepas dari kungkungan kakek dan ayahnya.
Kenangan pahit yang dialaminya begitu menyatat hati ketika
dikenang. Karena keduanya digerayangi kakeknya sendiri sejak tahun 2002 silam.
Putu AR diperkosa kakeknya saat suasana rumah sepi, ditambah lokasi rumah yang berjauhan dari lingkungan banjar. Ia diperkosa dan persetubuhan itu dilakukan berulang kali.
Saat bapaknya tidak di rumah, dijadikan kesempatan oleh sang kakek, pun sebaliknya, saat sang kakek tak di rumah menjadi peluang bagi sang ayah kandung untuk mencicipi kemolekan putrid pertamanya.
Peristiwa yang menyakitkan hati itu terus berulang-ulang. Ia
juga sempat melihat dengan mata kepala sendiri sang kakek terkutuk itu menggauli adinya sendiri Kadek MA.
Begitu juga sebaliknya, sang adik dengan mata kepala sendiri pernah melihat kakaknya sedang digagahi oleh kakek bejat itu.
"Saya benci dia," katanya semakin lirih. (nod)
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan