Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rasanya Disengat oleh Semut Peluru
Kamis, 22 Desember 2016,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Jakarta. Seorang petualang ternama mencoba seperti apa rasanya disengat oleh serangga dengan sengatan paling menyakitkan di dunia, yakni semut peluru. Seperti apa?
Coyote Peterson dari saluran YouTube, Brave Wilderness, mencoba seperti apa rasanya disengat oleh semut peluru, yang terkenal memiliki sengatan paling menyakitkan dari seluruh serangga di dunia.
BACA JUGA:
Semut peluru adalah genus dari Paraponera salah satu spesies semut terbesar di Dunia. Semut peluru mempunyai nama latin Paraponera clavata. Dinamakan Semut Peluru karena mempunyai sengatan yang sangat kuat, seperti ditembak dengan peluru.
Spesies ini hidup di hutan hujan tropis di dataran rendah yang berlembab dari selatan Nikaragua sampai Paraguay.
Oleh penduduk setempat Semut peluru disebut Hormiga Veinticuatro atau 'Semut 24 jam', karena dari mulai digigit rasa sakit itu akan terasa selama 24 jam.
Semut Peluru memiliki bentuk tubuh yang kekar berukuran panjang 18-25 mm dan berwarna hitam agak kemerahan menyerupai bentuk tawon tanpa sayap.
Tonton videonya di bawah ini:
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026