Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Ratusan Ribu Orang Bali Digenosida Tahun 1965
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ratusan ribu nyawa orang Bali melayang karena dibunuh tahun 1965. Presiden Yayasan Sukarno Center, Arya Wedakarna, menyebut ini sebagai genosida atau pembersihan etnis.
"Ratusan ribu nyawa orang Bali dibunuh antara tahun 1965 hingga 1966. Mereka dibunuh karena dianggap sebagai komunis. Padahal komunis itu bukan tidak mempunyai Tuhan, tetapi komunis merupakan sebuah sistem politik,"ujar Wedakarna, saat memberi sambutan dalam upacara Atma Wedana Korban G 30 S 1965, di halaman depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar, Minggu (30/9/2012).
Menurut Wedakarna, gerakan G 30 September 1965 merupakan konspirasi antara penguasa, militer, dan ulama waktu itu. Sebelum upacara atma wedana ini digelar, banyak korban G 30 S 1965 yang tidak mendapat upacara secara lengkap. Bahkan banyak korban yang tidak diketahui secara pasti dimana letak kuburnya. "Sebelumnya banyak keluarga korban yang tidak berani mengadakan upacara. Mereka takut dianggap PKI dan dimusuhi.
Upacara atma wedana ini digelar untuk para leluhur yang telah menjadi korban namun tidak sempat diupacarai. Benar atau salah perbuatan mereka itu urusan Tuhan dan bukan urusan kita," ujar Wedakarna.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7957 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5641 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3543 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2389 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan