Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 15 September 2026
Rencana Pembangunan Hotel Donald Trump, Investor Harus Patuh Bisama Kesucian Pura
Minggu, 26 Februari 2017,
19:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI I Gede Pasek Suardika (GPS) mengingatkan agar investor yang rencananya membangun hotel Donald Trump di kawasan Tanah Lot, mematuhi bisama kesucian Pura.
[pilihan-redaksi]
“Kalau rencana pembangunan Hotel Berbintang eman di kawasan Tanah Lot terealisasi. Investor harus patuh kepada Bisama Kesucian Pura,” jelas Gede Pasek Suardika, usai menghadiri rapat kerja daerah DPC Partai Hanura Tabanan, Minggu ( 26 Februari 2017).
Ia menjelaskan, sejatinya ketika tahun 1994 -19995 pembangunan Hotel BNR diberikan ijin, karena tempo lalu ada bisama kesucian pura yang mengatur terkait batas wilayah pembangunan hotel dengan kawasan suci yakni Pura Tanah Lot.
“Disana sudah diatur terkait green belt sebagai batas pembangunan hotel dengan kawasan Pura Tanah Lot,” jelasnya.
Ia mengaku masih ingat bagimana kasus BNR terjadi dan aksi aksi demo yang dilakukan baik oleh mahasiswa maupun elemen masyarakat lainya.
“Kala itu saya ikut turun ke jalan, jadi masih ingat apa yang terjadi di kasus hotel BNR,” jelasnya.
“Kini kawasan green belt itu dibangun lapangan golf yang membuat panorama di hotel tersebut indah dan tidak menyalahi bisama kesucian pura,” imbuhnya.
Mengenai rencana PHK secara besar besaran oleh pihak investor Donald Trump, mantan wartawan dan mantan aktivis KMHDI ini memberikan solusi, mestinya pihak hotel tidak mengambil keputusan seperti itu.
[pilihan-redaksi2]
“Pihak hotel kan bisa membangun secara bertahap, kalau bisa bagian timur atau bagian lainya dulu dibangun. Setelah sebagian selesai karyawannya bisa digeser ke hotel yang sudah jadi. Kemudian hotel tempat karyawan bekerja sebelumnya bisa dibongkar. Sehingga tidak ada pemutusan hubungan kerja,” bebernya.
Ia sangat menyadari apapun yang dibangun di tanah Bali apabila tidak didasari dengan niat yang baik pasti akan hasilnya tidak baik. Banyak kasus yang dicontohkanya, seperti reklamasi pulau serangan yang sampai sekarang masih terbengkalai. Kasus reklamasi teluk benoa juga masih menyisakan masalah.
“Tanah di Bali berbeda dengan tanah di luar Bali. Jadi pembangunan apapun harus didasari dengan niat yang baik. Kalau didasari dengan niat yang tidak baik sudah ada buktinya reklamasi pulau Serangan bermasalah, begitu juga reklamasi Teluk Benoa,” tandasnya.[bbn/nod/psk]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5214 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3433 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2206 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 933 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026