Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Resistensi ARV Pada Odha Ancam Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Resistensi ARV (antiretroviral) pada odha (orang dengan HIV/AIDS) gejalanya mulai terdeteksi di Bali. Gejala resistensi ARV pada odha kini ditemukan di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Badung. Hal ini diakui dokter lapas Dr. Anak Agung Gede Hartawan ketika ditemui di Denpasar (14/4). Hartawan menyebutkan dari 16 napi di lapas Kerobokan yang dinyatakan positif HIV/AIDS, 6 orang diantaranya menunjukkan gejala resistensi.
Hartawan menyebutkan jika hasil pengamatan terhadap CD-4 menunjukkan tidak adanya perbaikan pada odha yang diberikan ARV, berarti gejalanya mengarah pada resistensi. “Kalau CD-4 setelah berobat mendapatkan ARV bisa lebih dari sebulan bahkan lebih dari satu tahun atau lebih lama lagi, kemudian diperiksa CD-4 ternyata tidak begitu signifikan kenaikannya, kemungkinan dia sudah resistensi terhadap ARV,” papar Hartawan.
Hartawan mengungkapkan untuk memastikan apakah resisten ARV memang benar-benar sudah terjadi masih memerlukan uji lab. Namun sayang peralatan pengujian belum bisa dilakukan di Indonesia, karena keterbatasan peralatan. Salah satu Negara yang telah mampu melakukan pengujian tersebut yaitu Australia, namun untuk satu kali uji lab memerlukan dana mencapai 17-20 juta rupiah.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3303 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 777 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 715 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman