Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Rest Area Jadi Sarang Binatang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Niat baik untuk membangkitkan pariwisata Jembrana dengan membangun kawasan rest area di Yeh Embang (utara Rambut Siwi), Mendoyo tidak tercapai. Malah, aset propinsi tersebut tak terurus dan akhirnya di beberapa bagian bangunan berubah menjadi sarang burung dan kelelawar. Sedangkan di halamannya digunakan oleh sapi untuk mencari rumput.
Pengamatan beritabali.com, Kamis (27/11) seluruh bangunan nampak sudah rusak dan jorok lantaran tidak terawat. Halamannya penuh dengan rumput liar dan kotoran kelelawar di salah satu bagian bangunan sehingga menutupi lantai porselennya.
Tidak tampak petugas penjaga yang ada hanya pos Polisi dari Polsek Mendoyo di sebelah timurnya dengan tiga aparat yang menjaganya. Warga di sekitarnya mengungkapkan kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun.
"Memang dulunya sempat ada rumah makan namun karena sepi mereka akhirnya kabur. Karena tidak terurus, bangunan ini terlihat angker, apalagi kalau malam hari," tandasnya.
Kepala Bidang (kabid) Pariwisata, Dinas Dikbudpar Jembrana, Ni Ketut Citrawati mengakui kalau aset propinsi ini hingga kini belum berjalan optimal, namun Pemkab Jembrana sudah berupaya agar rest area itu berfungsi, misalnya dengan membuat pasar kerajinan, rumah makan.
"Semuanya tidak berjalan optimal, termasuk juga mengharuskan kendaraan pribadi dan bus lewat rest area. Mereka hanya melintas saja, tidak mau berhenti di rest area," terangnya.
Sementara itu, Kabag Perlengkapan, Setda Jembrana, Ni Made Ayu Ardini membenarkan rest area merupakan aset Pemprov Bali. Ardini mengatakan kalau pihaknya sudah beberapa kali berupaya untuk pemanfaatkan aset tersebut dengan bersurat ke Gubernur melalui sekretariat provinsi.
"Sampai saat ini belum ada tanggapan. Hal yang sama juga terjadi pada bekas kantor dan rumah dinas di kota Negara dan Melaya yang juga merupakan aset Provinsi," terangnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan