Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Rusia dan Cina Kompak Bawa Militernya ke Afrika, Ada Apa?
BERITABALI.COM, DUNIA.
Cina dan Rusia diam-diam makin mesra. Hal ini terlihat saat kedua negara membawa hubungan pertahanan mereka ke Afrika Selatan (Afsel). Pekan lalu, ketiga negara mengumumkan niat mereka untuk mengadakan latihan angkatan laut trilateral selama 10 hari di lepas pantai selatan Afrika pada Februari mendatang.
Rencana ini disebut menimbulkan kekhawatiran atas perang Moskow yang sedang berlangsung di Ukraina.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan latihan tersebut sebagai perkembangan alami di mana "tiga negara berdaulat, tanpa melanggar norma hukum internasional apapun, melakukan latihan."
"Mungkin hanya rekan Amerika kita yang akan mempermasalahkan karena mereka percaya bahwa hanya mereka yang dapat melakukan latihan di seluruh dunia," katanya, mengutip Newsweek, Selasa (24/1/2023).
Diplomat top Rusia mengatakan bahwa Moskow mendukung setiap negara yang memiliki haknya sendiri dalam sistem internasional, sebagaimana ditetapkan oleh Piagam PBB.
"Atas dasar seperti itu, bukan mendikte, tetapi kesetaraan; bukan pemaksaan keputusan, tetapi konsensus; pencarian keseimbangan kepentingan, bahwa kita mengembangkan kerja sama kita, termasuk dalam kerangka kerja BRICS," katanya.
BRICS adalah pengelompokan multinasional termasuk ekonomi baru Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afsel yang mempererat bidang kerja sama di luar kerangka hubungan internasional Barat.
Mengikuti pernyataan Lavrov, Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Naledi Pandor mengambil posisi yang sama terkait latihan bersama yang akan datang. Ia menyebut itu "hanya serangkaian latihan alami yang terjadi antara negara-negara yang memiliki hubungan."
"Semua negara melakukan latihan militer dengan teman-teman di seluruh dunia," kata Pandor.
Ketiga negara sebelumnya telah mengadakan latihan bersama di laut, termasuk pada November 2019, tetapi pelatihan terbaru dijadwalkan berlangsung pada waktu yang sangat genting dalam ketegangan geopolitik.
Sementara latihan yang akan datang, disebut "Exercise Mosi", akan berlangsung di daerah Durban dan Teluk Richards di provinsi Kwa-Zulu Natal Afrika Selatan antara 17 dan 27 Februari, menurut Pasukan Pertahanan Nasional Afsel.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4500 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2308 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1919 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1583 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun