Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Rusia Mau Pakai Uang Kripto Buat Pembayaran Internasional
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia baru-baru ini mengungkap rencana untuk menggunakan mata uang kripto. Rencananya, Rusia akan menggunakan uang kripto untuk pembayaran internasional.
Pertimbangan tersebut disampaikan oleh seorang penjabat Pemerintah Rusia kepada kantor berita Interfax pada Jumat (27/5/2022). Sejauh ini, rencana itu sedang masuk dalam tahap pembahasan.
"Gagasan menggunakan mata uang digital dalam transaksi untuk penyelesaian internasional sedang dibahas secara aktif," ujar Kepala Departemen Kebijakan Keuangan Kementerian Keuangan, Ivan Chebeskov.
Pejabat Rusia dikabarkan tengah bergulat dengan bagaimana menciptakan aturan untuk pasar kripto negara itu. Mereka juga mulai memikirkan cara memulai penggunaan mata uang digital tersebut.
Apalagi, Kementerian Keuangan telah menentang seruan bank sentral untuk larangan total. Diskusi mengenai mata uang kripto itu telah berlangsung selama berbulan-bulan.
Meskipun pemerintah mengharapkan mata uang kripto dilegalkan sebagai alat pembayaran cepat atau lambat, namun masuh belum ada konsensus yang tercapai di Rusia.
Kementerian Keuangan sedang membahas penambahan proposal terbaru tentang pembayaran internasional ke versi terbaru dari rancangan undang-undang. Hal ini berdasarkan kabar dari pejabat pemerintah ke surat kabar Vedomosti, Jumat (27/5/2022)
Adapun alasan Rusia ingin menggunakan mata uang kripto sebagai pembayaran internasional guna melawan dampak sanksi barat. Diketahui, saat ini negara pimpinan Presiden Vladimir Putin itu memang tengah digempur beragam sanksi oleh barat akibat menyerang Ukraina.
Salah satu sanksi dari barat membuat Rusia mengalami keterbatasan dalam melakukan transaksi pembayaran internasional, tepatnya secara tradisonal.
Karena itu, Rusia terus berusaha mengizinkan kripto sebagai sarana penyelesaian untuk perdagangan internasional untuk membantu melawan dampak tersebut. [ANTARA]
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2250 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1565 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun