Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Rusia Murka, Janjikan Tank Milik NATO Terbakar di Pertempuran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pengiriman senjata berat untuk Ukraina dinilai hanya memperkeruh keadaan dan menambah derita negara tersebut. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pendukung asing Kyiv yang telah berjanji untuk memasok tank dan senjata berat lainnya ke Ukraina tidak peduli dengan nyawa warga Ukraina. Mereka dinilai hanya termotivasi oleh keinginan untuk menyakiti Rusia.
Janji yang dibuat oleh Polandia dan Inggris untuk menyediakan tank tempur utama ke Kyiv dianggap menunjukkan bahwa mereka ingin konflik di Ukraina makin meningkat. Meskipun demikian, Peskov menegaskan senjata itu tidak akan mengubah hasil perang.
"Tank-tank itu bisa terbakar dan mereka akan terbakar seperti [senjata] lainnya," kata Peskov, dilansir Rusia Today, Selasa (17/1/2023).
Rusia menentang pengiriman senjata tersebut dan menganggapnya sebagai bukti lebih lanjut bahwa negara-negara yang memasoknya "menggunakan [Ukraina] sebagai instrumen untuk mencapai tujuan anti-Rusia mereka," tambahnya.
Adapun NATO dan sejumlah negara anggota telah berjanji untuk menyediakan senjata yang lebih berat ke Ukraina. Pemerintah Inggris telah berjanji untuk mengirimkan 14 tank tempur utama Challenger 2, sementara AS, Prancis, dan Jerman telah berkomitmen untuk mengirimkan kendaraan tempur infanteri.
Polandia juga telah menyatakan niatnya untuk mengirim tank Leopard buatan Jerman ke negara itu, meskipun Berlin telah memperingatkan bahwa melakukan hal itu tanpa persetujuannya akan melanggar perjanjian ekspor senjata, di mana lapis baja dikirim ke Polandia.
Negara-negara pemasok akan bertemu Jumat pekan ini di Pangkalan Udara AS Ramstein di Jerman, pertemuan ketujuh sejak Rusia mengirim pasukan ke negara tetangganya hampir sebelas bulan lalu. Moskow mengutip perluasan NATO ke Ukraina sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya dan alasan utama operasi militernya.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa "janji baru-baru ini untuk peralatan perang berat" ke Ukraina penting dan dia mengharapkan lebih banyak lagi yang akan dibuat dalam waktu dekat.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan