Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Rusia Ogah Gencatan Senjata Saat Natal, Warga Ukraina Maki Putin
BERITABALI.COM, DUNIA.
Warga Ukraina marah terhadap Rusia yang tak mau melakukan gencatan senjata saat Natal tiba. Saking marahnya, Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan diharap meninggal dunia.
"Aku ingin semua ini (perang) segera berakhir. Semoga (Presiden Rusia Vladimir) Putin, bedebah itu, mati," kata warga bernama Yana, seperti dikutip Reuters, Kamis (15/12).
Rusia baru-baru ini menegaskan tak ingin melakukan gencatan senjata atas perang di Ukraina saat natal mendatang. Kremlin juga ogah menarik pasukan di Kyiv menjelang natal.
"Tidak ada permintaan (gencatan senjata saat Natal) seperti itu dari siapa pun yang kami terima. Topik ini tidak masuk dalam agenda," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, seperti dikutip Reuters, Kamis (15/12).
Rusia hingga kini memang masih terus menggempur Ukraina dengan menargetkan hampir seluruh infrastruktur mereka. Baru-baru ini, Moskow juga menembak lagi rudal ke ibu kota Kyiv yang menghantam dua gedung pemerintahan kota itu.
Serangan itu terjadi di salah satu distrik Kyiv kala salju menyelimuti kawasan tersebut.
Di tengah musim dingin ini, Rusia memang gencar meluncurkan serentetan rudal terhadap infrastruktur energi Ukraina. Serangan itu menyebabkan warga sipil tersiksa karena tak ada penghangat di tengah musim dingin yang menerjang.
Invasi Rusia di Ukraina ini pun hingga kini telah membunuh puluhan ribu jiwa. Jutaan orang bahkan terpaksa mengungsi akibat perang.
Tak cuma itu, anak-anak di Ukraina juga turut menjadi korban. Sekitar 12 ribu anak dilaporkan dibawa ke Rusia, berdasarkan keterangan Komisaris HAM Parlemen Ukraina Dmytro Lubinets.
Lubinets mengatakan para investigator Ukraina menemukan bahwa anak-anak tersebut ditempatkan di sel yang berada di Kherson dan dianiaya oleh para tentara Moskow.
Meski demikian, Lubinets tak memberikan bukti atas pernyataannya tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2315 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1949 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun