Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Rusia Sudah Rekrut 200 Ribu Warga Untuk Wamil
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia mengklaim sudah merekrut lebih dari 200 ribu orang untuk mengikuti wajib militer yang dapat dikerahkan untuk berperang di Ukraina.
"Sampai hari ini, lebih dari 200 ribu orang telah masuk ke militer," kata Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, Selasa (4/10), dikutip dari AFP.
Shoigu mengatakan bahwa orang-orang yang direkrut bakal dilatih di "80 lapangan berlatih dan enam pusat pelatihan." Ia meminta bantuan militer dan komandan angkatan laut untuk membantu orang yang baru saja direkrut agar bisa "bertarung."
Shoigu juga meminta warga yang baru direkrut untuk diberikan "latihan tambahan di bawah arahan pejabat yang memiliki pengalaman tempur."
Ia menyatakan masyarakat yang baru direkrut hanya boleh dikirim ke zona pertempuran setelah "latihan dan koordinasi tempur." Rusia mulai getol melakukan perekrutan setelah Putin memerintahkan mobilisasi parsial wajib militer.
Di bawah perintah ini, Rusia dapat memobilisasi peserta wajib militer untuk berperang.
Kremlin mengklaim bahwa berdasarkan aturan mobilisasi itu, Rusia bakal merekrut 300 ribu pria untuk ikut wajib militer. Putin mengumumkan mobilisasi ini ketika pasukan Rusia mulai kewalahan mengatasi perlawanan tentara Ukraina.
Karena takut disuruh berperang di Ukraina, banyak warga pria Rusia lantas kabur ke negara-negara tetangga. Pada Selasa (4/10), Kazakhstan menyatakan lebih dari 200 ribu warga Rusia telah memasuki wilayah negaranya dalam dua pekan terakhir.
Akibat respons masyarakat ini, Putin berusaha menenangkan massa dengan mendesak pihak berwenang "membenarkan segala kesalahan" dari mobilisasi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 653 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 539 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan