Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Satu PDP Asal Karangasem Meninggal di RSUD Klungkung
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Satu Pasien Dalam Pengawasan asal Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem, dinyatakan meninggal, Selasa (7/7/2020) pagi.
[pilihan-redaksi]
Awalnya pasien berusia 19 tahun ini, sempat dirujuk ke RSUD Klungkung, dalam kondisi sudah kritis. Dia sempat menjalani perawatan serius di RSUD Klungkung. Namun, nyawanya tidak terselamatkan.
“Pasien masuk ke RSUD Klungkung, Senin (6/7) malam sekitar pukul 19.00 WITA, saat masuk sudah dalam keadaan shock. Analisa medis pada pasien sudah menunjukkan kondisinya kritis,” kata Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma Selasa (7/7/2020).
Dari riwayat kesehatannya, korban mengalami panas tinggi dan batuk sejak empat hari sebelumnya. Sebelum menyandang status PDP, pasien bernisial GAA ini sebelumnya sudah sempat menjalani rapid test. Saat itu, hasilnya reaktif sehingga, dia lanjut menjalani test swab.
Tetapi, kata dr. Kesuma, hasil test swabnya belum keluar. Sehingga, lanjutnya, belum dapat dipastikan apakah dia meninggal dalam kondisi positif COVID-19 atau negatif. Saat berada di UGD RSUD Klungkung, dr. Kesuma mengatakan petugas medis berupaya keras melakukan penanganan dengan prinsip penanganan gawat darurat ABC.
Yakni, Airway atau penanganan cepat terhadap jalur pernapasan, Breath atau penanganan pada pernapasannya dan Circulation atau memastikan sirkulasi darah pada tubuhnya, agar darah dan cairan lain pada tubuhnya stabil. Tetapi, kondisinya yang sudah kritis, membuat nyawanya tak tertolong lagi.
Dia meninggal Selasa (7/7/2020) pagi sekitar pukul 05.54 wita. Jenazahnya langsung diantar ke kampungnya di Desa Gegelang. Karena statusnya PDP, maka penanganan pemulasaraan jenazahnya dilakukan dengan menerapkan standar pencegahan COVID-19. Belum diketahui dia diduga tertular dari klaster penyebaran yang mana. Tetapi, melihat tempat tinggalnya di Desa Besan, dr. Kesuma mengatakan kalau Desa Besan, memang sudah masuk zona merah.
Saat ini, Ruang Isolasi RSUD Klungkung masih merawat sebanyak 58 pasien positif COVID-19. Jumlah ini terus berkurang, karena seiring dengan keluarnya hasil swab kedua yang menyatakan negatif COVID-19 pada sejumlah pasien, sehingga satu per satu pasien sudah dipulangkan. Dalam situs resmi COVID-19 Klungkung, per 6 Juli 2020, sejak kemunculan COVID-19 di Klungkung, sudah ada 191 kasus positif COVID-19. Dimana 114 orang di antaranya masih dalam perawatan dan 77 orang lagi sudah dinyatakan sembuh.
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan