Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Scanner Rusak, Petugas Kewalahan
Gilimanuk
Kamis, 30 Juli 2009,
15:39 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Upaya pencegahan masuknya teroris di Pulau Dewata tampaknya masih berjalan setengah hati. Pasalnya, sebagian besar scanner di Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk rusak parah padahal arus masuknya pendatang ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk cukup deras.
Dari pantauan di lokasi, empat dari lima scanner yang disiapkan untuk memeriksa KTP penduduk yang masuk ke Bali rusak parah dan tidak bisa dipergunakan.
-uYang satu lagi baru dipakai untuk memeriksa lima KTP saja sudah ngadat dan hang,- ujar salah seorang petugas di pos tersebut yang minta namanya tidak dionlinekan, Kamis (30/7).
Menurutnya scanner tersebut sudah sejak lama mengalami kerusakan namun hingga kini belum diperbaiki. -uSampai saat ini belum diperbaiki sehingga kami terpaksa memeriksa KTP secara manual,- katanya.
Atas rusaknya scanner tersebut, dia mengaku cukup kewalahan memeriksa KTP penduduk yang datang, apalagi sekarang arus kedatangan mereka cukup deras. -uTerus terang kami kewalahan karena penduduk yang datang cukup banyak sedangkan personil kami terbatas,- keluhnya.
Menurutnya, belakangan ini banyak penduduk yang datang KTPnya sudah kadaluarsa dan beberapa malah tidak membawa KTP. -uKalau kami lihat KTP-nya mati atau tidak punya KTP kami langsung proses dan pulangkan. Sejak kemarin sudah 34 orang orang yang terpaksa dipulangkan karena tidak membawa identitas diri,- katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk, Tenaga Kerja, Catatan Sipil dan Transmigrasi (Dafduknakertranscapil) Jembrana, IGP Sudhiarsa ketika dikonfirmasi Kamis (30/7) tidak membantah kalau scanner di pos pemeriksaan KTP Gilimanuk rusak. Pihaknya berjanji akan mengganti semua scanner yang rusak tersebut.
-uMemang itu kewenangan provinsi namun pemeliharaannya ada pada kita (Pemkab,red). Besok kami akan drop tiga scanner,- katanya.
Keterbatasan personil juga diakui oleh Sudhiarsa. Saat ini, imbuh Sudhiarsa, ada 24 personil yang jaga, terbagi dalam 3 shift yang masing-masing shift terdiri dari 8 orang, terdiri dari 3 orang PNS, 2 orang Satpol PP, seorang tentara, seorang polisi dan seorang LSM.
-uDari hasil evaluasi, kami akan mengusulkan pola baru di pos pemeriksaan KTP Gilimanuk sehingga lebih efektif. (dey)
Dari pantauan di lokasi, empat dari lima scanner yang disiapkan untuk memeriksa KTP penduduk yang masuk ke Bali rusak parah dan tidak bisa dipergunakan.
-uYang satu lagi baru dipakai untuk memeriksa lima KTP saja sudah ngadat dan hang,- ujar salah seorang petugas di pos tersebut yang minta namanya tidak dionlinekan, Kamis (30/7).
Menurutnya scanner tersebut sudah sejak lama mengalami kerusakan namun hingga kini belum diperbaiki. -uSampai saat ini belum diperbaiki sehingga kami terpaksa memeriksa KTP secara manual,- katanya.
Atas rusaknya scanner tersebut, dia mengaku cukup kewalahan memeriksa KTP penduduk yang datang, apalagi sekarang arus kedatangan mereka cukup deras. -uTerus terang kami kewalahan karena penduduk yang datang cukup banyak sedangkan personil kami terbatas,- keluhnya.
Menurutnya, belakangan ini banyak penduduk yang datang KTPnya sudah kadaluarsa dan beberapa malah tidak membawa KTP. -uKalau kami lihat KTP-nya mati atau tidak punya KTP kami langsung proses dan pulangkan. Sejak kemarin sudah 34 orang orang yang terpaksa dipulangkan karena tidak membawa identitas diri,- katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk, Tenaga Kerja, Catatan Sipil dan Transmigrasi (Dafduknakertranscapil) Jembrana, IGP Sudhiarsa ketika dikonfirmasi Kamis (30/7) tidak membantah kalau scanner di pos pemeriksaan KTP Gilimanuk rusak. Pihaknya berjanji akan mengganti semua scanner yang rusak tersebut.
-uMemang itu kewenangan provinsi namun pemeliharaannya ada pada kita (Pemkab,red). Besok kami akan drop tiga scanner,- katanya.
Keterbatasan personil juga diakui oleh Sudhiarsa. Saat ini, imbuh Sudhiarsa, ada 24 personil yang jaga, terbagi dalam 3 shift yang masing-masing shift terdiri dari 8 orang, terdiri dari 3 orang PNS, 2 orang Satpol PP, seorang tentara, seorang polisi dan seorang LSM.
-uDari hasil evaluasi, kami akan mengusulkan pola baru di pos pemeriksaan KTP Gilimanuk sehingga lebih efektif. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026