Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
SE MDA Soal Ogoh-ogoh, Disbud Tabanan Masih Tunggu Respon
BERITABALI.COM, TABANAN.
Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pelaksanaan kegiatan pawai ogoh-ogoh menyambut Hari Suci Byepi Tahun Baru Saka 1944 yang akan berlangsung Maret 2022 mendatang.
Surat edaran yang memperbolehkan Desa Adat menggelar pawai dengan syarat prokes ketat ini tentunya menjadi kabar gembira bagi masyarakat. Ini merupakan momen yang sangat ditunggu oleh para sekaa truna di Tabanan.
Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan, I Wayan Sugatra mengaku sudah mendapat tembusan SE tersebut dan sudah diteruskan ke pemangku kepentingan terkait. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Majelis Desa Adat Kabupaten Tabanan untuk selanjutnya diteruskan ke seluruh Kecamatan yang ada.
"Kami sudah berkoordinasi. Tapi kita masih menunggu jawaban dari para stakeholder sehingga belum bisa memberikan jawab," ujar Sugatra saat dikonfirmasi, Kamis 30 Desember 2021.
Meski tidak ada larangan, namun harus mengikuti persyaratan yang memang sudah ditetapkan tersebut. Persyaratan yang dimaksud adalah sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19 di Tabanan khususnya.
"Saya kira masyarakat kita sangat bisa untuk mengikuti persyaratan yang sudah diterbitkan itu. Aturan ini juga untuk kepentingan kita bersama. Semoga saja tidak ada perubahan nantinya lagi dan masyarakat bisa melaksanakan pawai ogoh-ogoh ini dengan prokes yang ketat," ungkapnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5074 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3425 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2168 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 879 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan