Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Sekelumit Sejarah Bisht, Jubah Spesial Arab Yang Dipakaikan ke Messi
beritabali.com/cnnindonesia.com/Sekelumit Sejarah Bisht, Jubah Spesial Arab Yang Dipakaikan ke Messi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Saat hendak mengambil Piala Dunia, striker sekaligus kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi tampak terkejut lantaran Emir Qatar memakaikan jubah bisht, Minggu (18/12). Jubah itu berwarna hitam dan di bagian tepi berwarna keemasan.
Sontak, momen seremoni tersebut menjadi pembicaraan publik. Sekretaris Jenderal Supreme Committee Delivery & Legacy (SC), Hassan AL Thawadi, pun mengungkapkan alasan pemberian jubah itu.
"Itu adalah pakaian acara resmi dan dipakai untuk perayaan. Itu dilakukan untuk selebrasi terhadap Messi," ujar Hassan kepada BBC Sport via CNN.
Lebih lanjut, ia menerangkan sebagai penyelenggara Piala Dunia 2022, Qatar melihat kesempatan mempromosikan budaya ke mata dunia. Terlepas dari alasan itu, bagaimana sebetulnya sejarah jubah bisht?
Arab News melaporkan jubah bisht hanya dipakai di acara khusus seperti pernikahan. Namun, anggota kerajaan kerap mengenakan jubah itu saat menghadiri acara resmi.
Bisht menjadi pilihan pakaian formal bagi para politisi, ulama, dan individu berpangkat tinggi di sejumlah negara, seperti Irak serta negara Teluk lain.
Jubah tersebut menjadi tanda status bagi individu yang memakainya. Ini juga menjadi alasan seni menjahit bisht merupakan warisan keterampilan dari generasi ke generasi.
Bahan jubah itu biasanya terbuat dari wol, dengan varian termahal menggunakan bulu unta, llama atau wol kambing.
Jubah ini dibuat menggunakan jahitan emas dan perak murni. Harga bisht dibanderol sekitar US$9000 atau sekitar Rp140 juta.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2314 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1942 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun