Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
Shin Tae-yong Sodorkan Pemain Keturunan di Piala Dunia U-20
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Shin Tae-yong mengaku sudah menyodorkan nama-nama pemain keturunan untuk diproyeksikan tampil di Piala Dunia U-20 2023 kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Namun, nama-nama pemain tersebut masih dirahasiakan.
Sebelumnya ada tiga pemain keturunan yang sempat dijajal kemampuannya oleh Shin Tae-yong. Mereka adalah Jim Croque, Kai Boham, dan Max Christoffel.
Namun, proses ketiganya tidak dilanjutkan karena Shin Tae-yong tidak puas dengan performa tiga pemain tersebut. Kini, juru taktik asal Korea Selatan itu menyodorkan nama baru.
"Saya ajukan ke Ketum (Mochamad Iriawan) hari ini. Pak Ketum akan bicara sudah akan bantu agar prosesnya semakin cepat," kata Shin Tae-yong saat ditemui di Lapangan A, Komplek GBK, Senayan, Selasa (30/8/2022).
Lebih lanjut, Shin Tae-yong berterima kasih karena keinginannya selalu mendapat dukungan dari PSSI dan pemerintah khususnya tentang naturalisasi pemain.
Ia memberikan contoh proses naturalisasi yang dijalani oleh Jordi Amat dan Sandy Walsh. Menurutnya, semua berjalan lancar karena sebentar lagi keduanya resmi menjadi WNI.
"Pertama-tama saya mau berterima kasih kepada ketum dan pemerintah Indonesia serta siapa pun yang terikat dengan naturalisasi pemain senior kemarin," kata Shin Tae-yong.
"Saya melihat semuanya sangat lancar sampai saat ini. Semoga semakin baik ke depan," pungkas mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4614 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2418 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2073 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1674 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1115 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun