Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Silaturahmi Tolak Radikalisme di Istana Taman Jepun
Sabtu, 22 Juli 2017,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Puluhan warga dari berbagai latar belakang, etnis, dan agama, Jumat malam (21/7) mengikuti acara silaturahmi Halal Bi halal, di Istana Taman Jepun, Denpasar. Acara bertujuan untuk membangun toleransi antar umat beragama dan menolak paham radikalisme, yang belakangan marak muncul di Indonesia.
Menurut pelaksana kegiatan, I Dewa Nyoman Budiasa, yang juga Ketua DPD Nasdem Denpasar, acara silaturahmi ini digelar Yayasan Tedung Bakti Baruna, Taman Jepun, dan Pergeraan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Denpasar.
Acara dihadiri oleh warga muslim di Denpasar, organisasi ANSOR dan NU, KMHDI, serta Perkantas atau Persekutuan Kristen Antar Universitas. Acara juga dihadiri anggota DPRD Kota Denpasar dari Partai NasDem A.A.Ngurah Gede Widiada, yang juga Panglingsir Puri Agung Peguyangan Denpasar.
"Semangat yang kita ambil dari kegiatan ini, bahwa dengan keberagaman lintas batas agama, suku, etnis di Denpasar, kita bersepakat bahwa perbedaan adalah sebuah anugerah yang akhirnya bisa menciptakan rasa kasih sayang sesama manusia, apapun rasnya, agamanya,"ujar pria yang dikenal dengan Pak Dewa Taman Jepun ini.
Kegiatan ini, kata Dewa, juga dalam rangka menyambut aksi gerakan nasional anti radikalisme yang marak di Indonesia belakangan.
"Ini bisa menjadi contoh di daerah lain. Perbedaan itu sesuai amanat Bhinneka Tunggal Ika. Dengan perbedaan itu, Indonesia bisa merdeka. Kalau kita bisa memaknainya, ini akan menjadi anugerah yang luar biasa,"ujar mantan pelaut ini.
Panglingsir (tokoh) Puri Agung Peguyangan, A.A.Ngurah Gede Widiada, mengatakan, toleransi di Indonesia kini semakin terdegradasi.
"Kita semua sibuk dengn urusan masing-masing, baik personal, partai, maupun kepentingan lainnya. Dengan adanya kegiatan ini, mari kita kembali membangun kehidupan berbangsa, bahwa kita semua bersaudara."ujarnya.
Widiada mengatakan, warga Denpasar harus berbangga, karena bisa menjaga suasana kehidupan masyarakatnya yang beragam dengan toleransi tinggi.
"Tantangan kita kedepan adalah bagaimana menjaga kerukunan atau toleransi antar umat beragama ini, diantaranya dengan acara dialog atau silaturahmi seperti ini. Hal ini perlu sering kita selenggarakan untuk membangun keutuhan bangsa kedepannya. Mari kita jaga kerukunan antar umat beragama di Denpasar dan Bali," ujarnya.[bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8446 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5805 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3631 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2457 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026