Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
Studi: Minum Teh dan Kopi Mengurangi Risiko Stroke
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah riset menunjukkan minum kopi atau teh berpotensi menurunkan risiko stroke dan demensia pada orang sehat usia 50 hingga 74 tahun. Selain itu, minum kopi juga dikaitkan dengan rendahnya risiko demensia pasca stroke.
Menurut Medical Xpress, stroke merupakan kejadian yang mengancam jiwa, dan menyumbang kasus kematian sebanyak 10 persen secara global.
Sementara demensia merupakan istilah umum untuk gejala yang berkaitan dengan penurunan fungsi otak. Kondisi ini menjadi msalah kesehatan global dengan beban ekonomi dan sosial yang tinggi.
Dalam riset ini, peneliti utama Yuan Zhang dan rekannya dari Universitas Kedokteran Tianjin, China, mempelajari 365.682 peserta dari Biobank Inggris, yang direkrut antara 2006 hingga 2010. Peneliti mengikuti kehidupan mereka hingga 2020.
Selama masa studi, sebanyak 5.079 peserta mengembangkan demensia dan 10.053 mengalami stroke. Para peserta melaporkan sendiri asupan kopi dan teh mereka.
Ilmuwan menemukan orang yang minum 2 hingga 3 cangkir atau 3 hingga 5 cangkir teh per hari, atau kombinasi 4 hingga 6 cangkir kpi dan teh, memiliki insiden stroke dan demensia terendah.
Sementara orang yang minum 2 hingga 3 cangkir kopi dan 2 hingga 3 cangkir teh setiap hari, memiliki risiko stroke 32% dan demensia 28% lebih rendah dibanding peserta yang tidak minum kedua minuman tersebut.
Kombinasi asupan teh dan kopi juga dikaitkan dengan risiko demensia pasca-stroke yang lebih rendah.
"Temuan kami menunjukkan bahwa konsumsi moderat kopi dan teh secara terpisa, atau dalam kombinasi, dikaitkan dengan risiko stroke dan demensia yang lebih rendah," jelas peneliti.
Namun, keterbatasan studi ini adalah relatif sedikitnya peserta yang mengembangkan demensia atau stroke, yang dapat menyulitkan dalam memperkirakan akurasi dalam populasi yang lebih besar.
Jadi, meskipun ada kemungkinan mengonsumsi kopi dan teh dapat melindungi terhadap stroke, demensia, dan demensia pasca-stroke, kausalitas ini tidak dapat disimpulkan dari hubungan tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4615 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2418 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2073 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1674 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1115 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun