Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Sulinggih di Ubud Protes Kebisingan Acara The Living Stones
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang sulinggih bergelar Ida Begawan Ida Sri Bhagawan Panembahan Jawi Acarya Daksa Manuaiba dari Griya Panembahan, Jalan Andong, Ubud, melayangkan protes keras terhadap kebisingan suara musik dari sebuah acara yang digelar di sebelah griyanya.
Protes ini disampaikan melalui unggahan di akun Instagram DPD RI. Dalam unggahan tersebut, Ida Begawan mengeluhkan kebisingan yang bersumber dari acara yang diselenggarakan oleh "The Living Stones".
"Kami sudah komplain berkali-kali tak ditanggapi," tulisnya. "Padahal mereka belum pernah meminta izin pada kami tetangganya untuk membuat event yang sangat mengganggu."
Beliau juga menegaskan perbedaan lama tinggal antara dirinya dan penyelenggara acara. "Kami sudah menetap hampir 40 tahun, sementara mereka baru saja membuka usaha," ujarnya.
Ida Begawan meminta bantuan anggota DPD RI, Arya Wedakarna, untuk menindaklanjuti kasus ini. Keluhan tersebut langsung direspons. Melalui unggahannya, Arya menyatakan akan segera mengecek ke lokasi dan memeriksa perizinan acara.
"Tidak Seharusnya Seorang Dwijati Sulinggih Yang Sudah Menempati Lahan 40 Tahun Harus Tedun Komplain Pada Polisi Suara Club," tulis Arya Wedakarna.
Fenomena "sound horeg" dengan volume dan bass tinggi memang kerap menjadi sumber keluhan di Bali. Meski populer di acara komunitas, suara yang dihasilkan kerap melebihi ambang batas kebisingan.
Berdasarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 16 Tahun 2016, tingkat kebisingan untuk kawasan permukiman maksimal 55 desibel. Jika benar keluhan ini terbukti, maka ada dugaan pelanggaran aturan kebisingan oleh pihak penyelenggara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak The Living Stones. Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menjaga kenyamanan lingkungan sekitar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6040 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2365 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan