Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Suporter Prancis-Maroko Bentrok Usai Piala Dunia, Petasan Beterbangan
beritabali.com/cnnindonesia.com/Suporter Prancis-Maroko Bentrok Usai Piala Dunia, Petasan Beterbangan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Bentrokan antara suporter tim nasional Prancis dan Maroko pecah usai Les Bleus melibas Singa Atlas di laga semifinal Piala Dunia 2022 pada Rabu (14/3) malam waktu setempat. Berdasarkan laporan Reuters, bentrokan terjadi di setidaknya dua negara, yaitu Prancis dan Belgia.
Di Prancis, bentrokan pecah di Montpellier. Dalam video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah fan melempar kembang api dan benda semacam suar ke arah sekumpulan suporter lain.
Sementara itu, sekitar 100 fan sepakbola yang beberapa di antaranya membawa bendera Maroko terlibat bentrok dengan polisi di Brussels, Belgia. Para pendukung timnas Maroko yang berada di dekat stasiun Brussels-South melempar kembang api dan sejumlah benda-benda lain ke barisan polisi antihuru-hara.
Mereka membakar beberapa kantong sampah dan kotak kardus. Polisi lantas membalas dengan menembakkan meriam air dan gas air mata.
Wartawan Reuters sempat menyaksikan aparat menahan beberapa orang. Namun, bentrokan itu hanya sebentar dan tidak menyebabkan kerusakan serius.
Bentrokan ini pecah setelah Prancis menekuk Maroko dengan skor 2-0 di laga semifinal Piala Dunia 2022. Berkat kemenangan itu, Prancis maju ke final dan bakal bertemu dengan tim Argentina.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4503 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2315 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1949 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1590 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1033 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun