Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Sutiyoso Belum Berpikir Duet dengan Megawati
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mantan Gubernur DKI yang juga Capres 2009, Sutiyoso, menyatakan hingga kini belum berpikir untuk berpasangan dengan capres Megawati, dalam pilpres 2009 mendatang.
“Hingga saat ini saya tetap berkeinginan menjadi presiden dan bukan sebagai wakil presiden,” kata Sutiyoso, saat hadir dalam diskusi pariwisata dan penganugrahan Adam Malik Award, di Denpasar Bali, Jumat (30/5).
Menurut Sutiyoso, hingga kini dirinya belum mendapat informasi akan ditarik PDI Perjuangan untuk dipasangkan dengan Capres Megawati Sukarnoputri.
“Tapi nanti masih akan ada pertimbangan-pertimbangan politik, namanya saja politik,” kata Sutiyoso.
Menjelang pilpres, Sutiyoso mengaku terus aktif mengumpulkan dukungan partai politik, agar dirinya mempunyai kereta politik yang memenuhi syarat dalam pilpres mendatang.
“Anda khan tau, saya ‘merknya’ independen, tidak punya partai. Hingga kini sudah ada 12 partai yang mendukung saya, 6 diantaranya sudah lolos verifikasi. Saya juga aktif mendekati partai-partai menengah, tidak mungkin saya maju tanpa kereta politik, jelasnya.
Sutiyoso juga menegaskan dirinya sangat siap untuk dicalonkan menjadi presiden dalam Pilpres mendatang.
“Saya 29 tahun di TNI AD, 10 tahun di birokrat, jadi pengalaman saya sudah cukup dalam memimpin orang. Track record saya sebagai Gubernur DKI juga berguna bagi saya untuk memimpin Indonesia,” ujarnya. (bob)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan