Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Tahun Baru, Harga Sembako Melonjak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sejumlah harga sembako, pada awal tahun baru ini mengalami kenaikan. Dari pantauan beritabali di sejumlah pasar tradisional di Denpasar, kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging sapi, daging ayam, dan tepung terigu mengalami kenaikan. Akibatnya, sejumlah pedagang mengaku mengalami penurunan penjualan.
“Sekarang apa-apa sudah mahal, masyarakat jadi malas belanja sembako. Tadi saja banyak yang batal beli gula karena harganya naik,” ungkap Srinadi, salah seorang pedagang di Pasar Kreneng, Denpasar.
Beras C4 yang semula Rp. 5.100 per kilo, kini naik menjadi Rp. 5.300 per kilonya. Minyak goreng yang semula Rp. 8.200, kini naik menjadi Rp. 8.800 per kilo. Gula pasir yang semula Rp. 5.600 kini menjadi Rp. 5.800. Daging sapi yang semula Rp. 41.000 menjadi Rp. 45.000 per kilonya. Daging ayam yang semula Rp. 16.000 menjadi Rp. 20.000 per kilonya, sementara tepung terigu yang semula Rp. 5.400 per kilo, kini menjadi Rp. 5.800 per kilo.
Sejumlah harga bumbu dapur seperti, tomat, bawang putih, dan cabe pun mengalami kenaikan. Ketiga bumbu dapur tersebut rata-rata mengalami kenaikan 10%. Sedangkan bawang merah yang sempat melonjak drastis yang semula seharga Rp. 24.000 per kilo, kini turun drastis menjadi Rp. 10.000 per kilonya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sembako dan bumbu dapur di pasar, Dinas Perindustrian Provinsi Bali akan melakukan operasi pasar, dan menggandeng instansi-instansi terkait untuk menstabilkan harga.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3219 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 721 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 668 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman