Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Telkom–Fortinet Perkuat Keamanan Siber dan SD-WAN Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat langkah transformasi digital nasional melalui kerja sama strategis dengan perusahaan solusi keamanan siber global, Fortinet Inc.
Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan infrastruktur digital, kemampuan SD-WAN, serta ketahanan keamanan siber di berbagai sektor.
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, bersama Senior Vice President Legal & Compliance International Fortinet, Thomas Schmidt, pada 17 November 2025. Seremoni penandatanganan berlangsung di Bandung pada Selasa (25/11), disaksikan VP Global Strategic Partnership & Synergy Telkom, Arfianto Ramadhian, serta Director Fortinet Indonesia, Edwin Lim.
Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperluas kolaborasi bidang telekomunikasi, layanan digital, dan pengembangan solusi teknologi informasi inovatif. Inisiatif ini selaras dengan upaya percepatan transformasi digital Indonesia, terutama dalam penguatan keamanan siber dan pemanfaatan teknologi AI.
Baca juga:
Transformasi Digital Telkom Beri Dampak Positif, Optimistis Jaga Pertumbuhan Jangka Panjang
Melalui kemitraan ini, Fortinet akan menyediakan dukungan transformasi digital dengan menghadirkan solusi keamanan terintegrasi untuk IoT, cloud, dan infrastruktur digital. Penggabungan layanan digital Telkom dengan portofolio Fortinet—seperti next-generation firewalls, SASE, switches, dan access points—diyakini mampu menghasilkan solusi yang aman, skalabel, dan siap digunakan di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, keuangan, telekomunikasi, dan korporasi.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyatakan bahwa kemitraan ini menunjukkan komitmen Telkom dalam menghadirkan teknologi kelas dunia guna mempercepat transformasi digital nasional.
"Cybersecurity dan SD-WAN merupakan pilar utama dari kebutuhan perusahaan modern, dan kolaborasi dengan Fortinet memungkinkan kami untuk meningkatkan nilai yang kami berikan kepada pelanggan. Kami berharap pengembangan solusi digital yang inovatif dan aman akan memperkuat daya saing nasional,” ujar Seno.
Hal senada disampaikan Country Director Fortinet Indonesia, Edwin Lim, yang menyebut kolaborasi ini sebagai wujud keselarasan strategis antara kedua perusahaan.
“Seiring dengan percepatan transformasi digital negara, Fortinet bangga mendukung Telkom dengan pendekatan berbasis AI dan platform yang memfasilitasi inovasi aman secara skala besar, mencakup infrastruktur kritis, cloud, dan teknologi emergensi. Kolaborasi ini juga membuka peluang untuk inovasi bersama jangka panjang guna mengatasi prioritas keamanan siber nasional yang terus berkembang,” tambahnya.
Melalui kerja sama ini, Telkom dan Fortinet diharapkan dapat memperkuat portofolio Connectivity+ untuk segmen Business to Business (B2B), termasuk pengembangan solusi SD-WAN dan keamanan siber. Keduanya juga berencana meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknologi Fortinet, serta membangun integrasi teknologi untuk menjawab tantangan digitalisasi lintas sektor dan mendorong ketahanan digital Indonesia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun