Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Telkom Pulihkan Jaringan Pascabanjir, Fokus Recovery BTS Aceh

Selasa, 16 Desember 2025, 23:12 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Telkom Pulihkan Jaringan Pascabanjir, Fokus Recovery BTS Aceh.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama jajaran TelkomGroup hingga Sabtu (13/12) telah berhasil mengaktifkan kembali kantor Sentral Telepon Otomat (STO) Telkom di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, pascabencana longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Setelah pengaktifan STO, TelkomGroup kini memfokuskan upaya pada tahap pemulihan lanjutan, yaitu pengaktifan kembali sejumlah base transceiver station (BTS) yang terdampak. Di wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat, sekitar 90 persen BTS TelkomGroup telah kembali aktif. Sementara itu, Aceh masih menjadi perhatian utama dengan tingkat pemulihan BTS mencapai 50 persen.

“Di Aceh kerusakan terbesar BTS ada di sana. Kami fokuskan seluruh sumber daya yang ada di TelkomGroup untuk mempercepat recovery dari BTS yang ada di Aceh ini, mudah-mudahan 75% coverage di masing-masing kota bisa kami hidupkan lagi kurang lebih hari ini atau besok,” jelas Direktur Network Telkom, Nanang Hendarno, saat meninjau kondisi infrastruktur jaringan komunikasi kantor STO Telkom di Kecamatan Kuala Simpang, Sabtu (13/12).

Peninjauan infrastruktur tersebut turut didampingi EVP Telkom Regional I Sumatra, Dwi Pratomo Juniarto. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah lokasi infrastruktur lain di Pangkalan Brandan, Tanjung Pura, serta Tanjung Mulia di Sumatra Utara pada Minggu (14/12), guna memastikan kondisi jaringan secara menyeluruh.

Nanang menyampaikan, TelkomGroup mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki, tidak hanya dari Telkomsel, tetapi juga dari seluruh anak perusahaan, untuk mempercepat pemulihan BTS yang masih mengalami gangguan. Saat meninjau STO Telkom di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, ia menilai kondisi fasilitas masih membutuhkan pembenahan akibat genangan lumpur sisa banjir.

“Telkom berupaya memprioritaskan perbaikan layanan kepada pelanggan. Kami coba me-recovery services kepada customer lebih dahulu, ini prioritas utama Telkom,” tegas Nanang.

Dalam kunjungan di Kota Langsa, Nanang juga melihat langsung tingginya animo masyarakat yang memanfaatkan layanan internet dan fasilitas charger gratis yang disediakan TelkomGroup di sejumlah titik access point (AP). Layanan tersebut sangat membantu warga di tengah kondisi listrik yang masih padam secara menyeluruh di wilayah tersebut.

“Terdapat beberapa AP yang sudah diaktifkan dan melihat animo masyarakat kami pikir perlu ditambahkan beberapa titik lagi, di samping juga memenuhi kebutuhan listrik akan perangkat gadget masyarakat,” ujar Nanang.

TelkomGroup berkomitmen menambah posko layanan internet dan charger gratis untuk memastikan kebutuhan akses komunikasi digital masyarakat tetap terpenuhi selama proses pemulihan infrastruktur berlangsung. Saat ini, kondisi perangkat jaringan di Kota Langsa dinilai sudah lebih baik dibandingkan dengan wilayah Kuala Simpang.

Seluruh tim teknis TelkomGroup terus mempercepat pemulihan layanan BTS di Aceh dengan target 75 persen cakupan BTS di masing-masing kota dapat kembali aktif pada Senin. Ke depan, fokus pemulihan akan lebih diarahkan ke wilayah Aceh, mengingat jaringan di Sumatra Utara dan Sumatra Barat relatif telah stabil.

Strategi pemulihan di Aceh dilakukan melalui pembangunan umbrella coverage yang mencakup satu kota atau kabupaten secara menyeluruh, agar layanan konektivitas dapat kembali dinikmati masyarakat secara luas. Meski demikian, proses recovery di sejumlah lokasi masih bergantung pada stabilitas pasokan listrik di wilayah terdampak.

Selain pemulihan jaringan, dalam rangkaian kunjungan kerja di Aceh dan Sumatra Utara, TelkomGroup juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa peralatan medis dan obat-obatan ke RS Adam Malik dan wilayah Aceh Tamiang. Bantuan tersebut meliputi serum anti tetanus, tabung oksigen beserta isinya, regulator, kursi roda, NRM oxygen mask, berbagai jenis obat-obatan, serta popok dewasa dan anak untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terdampak bencana.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/adv



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami