Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Temuan Bahan Peledak di Delodberawah, Ini Kata Kapolres Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang warga Desa Delodberawah dikejutkan dengan penemuan benda diduga bahan peledak atau handak di bekas warung milik Alm. Kopka I Nyoman Nerta, seorang anggota TNI yang meninggal dunia tahun 2010 karena sakit, Kamis (23/2/2023) sekitar pukul 18.30 WITA.
Benda tersebut terdiri dari 2 buah Tabung Pelontar (TP) dengan panjang kurang lebih 25 cm dan diameter kurang lebih 3 cm, 6 butir peluru kaliber 7,62, dan 1 butir anak peluru kaliber 7,62.
Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana, menjelaskan bahwa benda tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga Desa Delodberawah bernama I Wayan Gama (67) yang merupakan kakak kandung dari Alm. Kopka I Nyoman Nerta, pada hari Senin tanggal 20 Pebruari 2023. Namun, baru dilaporkan pada hari Kamis tanggal 23 Februari 2023 sekitar pukul 18.30 WITA.
Menurut Kapolres, I Wayan Gama menceritakan bahwa ia menemukan benda diduga handak pada plafon bangunan bekas warung milik adik kandungnya yang sedang dibongkar. Barang tersebut kemudian diamankan di emper dapur dan dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Delodberawah yang selanjutnya mengamankan TKP dan melaporkan ke Polsek Mendoyo.
Kapolres Dewa Juliana menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil adalah mengamankan TKP dengan memasang Police Line, melaporkan kepada pimpinan, berkoordinasi dengan Unit Jibom Gegana Brimobda Bali, dan meminta keterangan saksi-saksi. Tim Jibom Polda Bali dipimpin oleh AKP Nuryadi bersama 7 anggota tiba di TKP pada sekitar pukul 23.45 s.d. 24.10 Wita. Mereka melakukan pengecekan terhadap benda yang diduga handak dan selanjutnya membungkusnya dengan karung pasir.
Pada Jumat tanggal 24 Februari 2023 pukul 05.00 WITA, Tim Jibom Gegana Sat Brimobda Bali mengevakuasi benda yang diduga handak ke Lapangan Tembak Desa Belimbingsari, Kec. Melaya. Pukul 06.00 WITA, tim melakukan disposal/pemusnahan di lapangan tersebut. Selama kegiatan tersebut berlangsung dengan aman dan lancar.
Dalam rangkaian disposal tersebut, pada pukul 06.20 WITA dilaksanakan tembakan peringatan sebanyak 2 kali sebagai peringatan kepada masyarakat sekitar. Pukul 06.37 WITA dilaksanakan disposal (pemusnahan) TP (Tabung Pelontar) jenis Rifle Grenade (ARP-RFL-40) dengan jarak ±200 meter.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6020 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2351 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan