Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Terjebak Di Mesir, Keluarga Cemas
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Krisis politik di Mesir yang mengarah kepada tindakan anarkis rupanya sangat mencemaskan bagi keluarga TKI asal Jembrana yang bekerja di Negeri Piramid itu. Keluarga TKI itu sangat berharap agar anggota keluarganya bisa pulang dengan selamat.
Ni Ketut Lotri, ibu TKI asal Dusun Tunjung Dauh Marga, Delod Berawah, Mendoyo ini mengaku tidak berani menonton siaran televisi yang akhir-akhir ini semakin gencar memberitakan kerusuhan di Negeri Piramid yang hingga merenggut korban jiwa.
“Saya tidak berani nonton televisi, melihat orang-orang berlarian, bawa anak-anak kecil. Saya memilih berdoa saja pada Tuhan, supaya anak saya selamat,” ujarnya, Kamis (3/2).Lotri yang yang sehari-harinya membuat sesajen ini hanya bisa pasrah, berserah kepada Tuhan atas nasib anaknya yang bekerja di Mesir.
“Saya hanya bisa pasrah dan mendoakan anak saya agar selamat dan pulang ke rumah untuk berkumpul kembali,” ujarnya lirih.Menurut Lotri, atas kejadian kerusuhan di Mesir itu, pihak desa telah mendatanginya untuk mengecek kebenaran anaknya yang kini masih terjebak di Mesir.
Di tempat lain, hal yang sama juga dirasakan keluarga Gusti Ayu Ketut Budiartini. Hingga kini TKI asal Desa Mendoyo Dauh Tukad, Mendoyo itu masih terjebak di Mesir.I Gusti Komang Sirwa, ayah Budiartini ketika ditemui, Kamis (3/2) mengaku setelah meletusnya kerusuhan baru sekali saja dapat berkomunikasi dengan anaknya yang bekerja di Kairo, Mesir.
Kontak terakhir katanya anak saya sehat-sehat saja, katanya.Menurut Sirwa, anaknya bekerja pada sebuah hotel di Kairo yang konyraknya akan habis Maret mendatang.“Karena kondisi rusuh, kami harap dia bisa pulang dengan selamat biarpun masa kontraknya belum habis. Saya sangat berharap supaya pemerintah dapat membantu proses kepulangan anak saya,” pintanya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6026 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2354 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan