Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Terseret Mobil 25 Meter, Kakak Adik Tewas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hujan rintik – rintik yang mengguyur kota Denpasar Minggu (30/3), memangsa korban. Kakak beradik tewas mengenaskan di simpang Jalan Nakula – Imam Bonjol, setelah sepeda motornya ditabrak mobil tak dikenal. Tragisnya, kakak adik tinggal di Jalan Bay Pass Ngurah Rai 99X Denpasar, terseret sepanjang 25 meter. Kondisi Encung Juhari (32) dan Ujang Encung (21), sangat mengenaskan. Sekujur tubuhnya luka lecet.
Jasad kakak beradik itu, kemarin, sekitar pukul 10.00 Wita, sudah dibawa keluarga ke rumah duka, Bandung Jawa Barat. Peristiwa tabrakan terjadi sekitar pukul 06.45 Wia. Kakak beradik itu mengendarai sepeda motor DK 4961 QM, melaju dengan kecepatan sedang, datang dari arah selatan ke utara. Sedangkan mobil tak dikenal datang dari utara ke selatan. Subuh hari itu, bumi Denpasar dibasahi hujan rintik-rintik, sehingga mengakibatkan jalanan serba licin. Saksi mata dilokasi menerangkan, ada sebuah mobil tak dikenal, datang dari utara selatan menuju Jalan simpang Nakula – Imam Bonjol.
Namun karena hujan dan kondisi persimpangan gelap, diduga mobil itu tidak menyadari menabrak motor korban. “Saksi dilokasi menerangkan, korban ditabrak mobil,” ucap Kasatlantas Poltabes Kompol Singgamata Sik didampingi Kanitlaka AKP Bima Aria Viyasa Sik. Tanpa sadar, mobil yang kini masih dikejar polisi itu, menyeret korban sejauh 25 meter. Akibatnya, kakak beradik itu tewas ditempat, dalam kondisi yang mengerikan. Sekujur tubuhnya lecet dan mengalami luka cedera kepala berat.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3300 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 774 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 712 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman