Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Tertawa Membuat Hal Susah Menjadi Lebih Mudah Dihadapi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Di tengah Pandemi, beberapa masyarakat menghadapi permasalahan yang kompleks terlebih berkaitan dengan masalah ekonomi.
Jika kondisi saat ini tidak mampu dijalani dengan ketenangan jiwa, bisa saja seseorang menjadi stres. Agar tidak terkekang dalam kondisi tersebut, salah satu alternatif bisa dicoba dalam upaya mengurangi stres dan menjaga daya tahan tubuh tetap stabil bisa dilakukan dengan yoga tertawa.
"Ini bisa dijadikan pilihan dikarenakan, dengan tertawa akan mampu melepas endorfin dalam tubuh. Sehingga, membuat lebih senang, bahagia, sehat serta kekebalan tubuh turut meningkat," ungkap Instruktur Yoga Tertawa Bali Happy Movement, Agung Sukarena, Minggu,(28/2) di Kerobokan, Badung.
Selain itu, menurutnya tertawa adalah tanda kehidupan karena yang tertawa tentu akan hidup. Tertawa menciptakan kebahagiaan selain itu juga tertawa membuat hal susah menjadi lebih mudah dihadapi.
"Tertawa, akan mampu menyokong kreativitas, membuat hidup bahagia, bukan bahagia membuat kita tertawa," jelasnya.
Adapun beberapa jenis tertawa bisa dilakukan di rumah, akan tetapi jangan sampai tertawa mengangu tetangga. Maka dari itu, lanjutnya, tertawa bisa dilakukan dengan cara tertawa tanpa suara atau 'Kedek Bungker', atau bisa melakukan tertawa dengan cara tutup mulut.
"Orang dewasa, idealnya bisa melakukan tertawa selama 15 menit sehari sedangkan anak-anak bisa melakukan tertawa sebanyak 125 kali," pungkasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan