Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Tiga Mangkak, Empat Dikontrak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tiga dari tujuh kapal penangkap ikan milik Pemkab Jembrana kini mangkrak. Sementara empat sisanya dikontrakkan kepada pihak swasta. Tiga aset Pemkab Jembrana berupa kapal penangkap ikan dengan label Jimbarsegara kondisinya kini sangat memprihatinkan. Kapal dibeli dengan menguras APBD Jembrana hingga ratusan juta itu mangkrak tak terurus di Muara Perancak.
"Kapal itu tidak bisa jalan karena mengalami kerusakan mesin. Tahun ini sudah kita anggarkan untuk perbaikannya," kata Kabid Perikanan, Dinas PKL Jembrana, Ketut Erawati, ketika dikonfirmasi, Rabu (19/1). Empat sisanya, kata Erawati sudah dikontrakkan kepada pihak ketiga. Selain itu, proyek docking kapal di Desa Pengambengan, Negara juga mubazir lantaran hingga kini tidak ada satupun kapal yang melakukan docking.
"Docking kapal di Pengambengan belum bisa beroperasi karena kolan labuh masih dangkal sehingga kapal-kapal yang mau ngedok tidak bisa masuk," kata Erawati. Menurut Erawati, banyak pihak ketiga yang tertarik mengelola docking kapal tersebut lantaran menilai bisnis tersebut menjanjikan keuntungan.
"Saat ini kapal-kapal melakukan docking di Surabaya. Saking ramainya, kadang harus ngantre," ungkapnya. Erawati menegaskan docking kapal ini baru bisa dioperasikan jika Pelabuhan Pengambengan dan pengerukan kolam labuh terlaksana.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6020 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2350 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan