Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Tim Gabungan Razia Penumpang Arus Balik di Benoa
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Arus balik lebaran di Pelabuhan Benoa Denpasar pada H + 5 Lebaran hari ini (5/9/2011) masih ramai. Ratusan penumpang dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) hari ini tiba di Pelabuhan Benoa Denpasar. Setibanya di Pelabuhan Benoa, semua penumpang wajib menjalani pemeriksaan kartu identitas serta barang bawaan.
Kapal laut Awu tiba di Pelabuhan Benoa sekitar pukul 13.00 Wita. Kapal ini membawa ribuan penumpang dari berbagai wilayah di NTT dan NTB mulai Larantuka, Flores, Kupang, hingga Bima NTB.
Sekitar 600 penumpang arus balik Lebaran ini kemudian turun di Pelabuhan Benoa. Semua penumpang yang akan masuk Bali ini langsung menjalani pemeriksaan kartu identitas dan barang bawaan oleh tim gabungan dari kepolisian, TNI, serta Satpol PP Kota Denpasar
Bagi penumpang yang tidak membawa kartu identitas tidak diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan. Sementara barang bawaan yang dianggap membahayakan seperti senjata tajam maupun satwa seperti ayam atau burung yang berpotensi membawa penyakit, juga diamankan petugas.
“Razia terhadap para penumpang kapal ini mulai digelar sejak H + 1 Lebaran. Razia ini kami lakukan untuk menjaga situasi Bali agar tetap aman dan tertib, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Kompol Subiran, Kapolsek KP 3 Pelabuhan Benoa.
Razia penumpang di Pelabuhan Benoa akan dilakukan hingga akhir musim arus balik Lebaran.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5553 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2342 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan