Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Tips Memilih Kabel Data untuk Mengisi Daya
Selasa, 28 Februari 2017,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Denpasar. Selama ini kabel masih merupakan bagian yang digunakan oleh produsen smartphone dalam proses pengisian daya dan proses pengiriman data.
Walaupun sudah di temukan teknologi untuk proses pengiriman data nirkabel akan tetapi untuk data dengan kapasitas besar, kabel masih merupakan bagian yang bisa diandalkan.
Pengisian daya melalui proses nirkabel juga mulai dikembangkan dewasa ini, akan tetapi tetap saja kabel masih merupakan bagian yang masih diandalkan.
Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan oleh konsumen dalam memilih kabel.
[pilihan-redaksi]
1. Jangan tergiur dengan harga murah
Harga merupakan salah satu penentu pilihan apabila kita berbelanja, hal itu sudah pasti karena kita harus menyesuaikan dengan kantong kita. Akan tetapi tanpa kita sadari dengan membeli kabel dengan harga ekonomis dan kualitas rendah hal ini mengakibatkan usia kabel yang pendek, maka kita juga akan mengeluarkan dana untuk membeli kabel dengan waktu yang singkat juga. Apabila dihitung pengeluaran kita hampir sama dengan harga apabila kita membeli kabel dengan harga yang lebih mahal dan berkualitas. Harga mahal pun belum tentu menjamin kualitas barang. Teliti sebelum membeli dengan banyak membaca dan mencari referensi seputar merk kabel yang dapat direkomendasikan merupakan hal yang bijak.
2. Diameter besar tak selamanya bagus
Kabel yang mempunyai diameter lebih besar belum tentu menjamin bahwa kabel itu bagus, Karena salah satu penentu adalah jenis tembaga yang digunakan serta bahan penutupnya ataucladdingdan bahan pelindungnya atau bagian coating. Bagian terluar coatinginilah yang menjadi bagian utama untuk melindungi keawetan kabel dari resiko rusaknya tembaga yang ada di dalam.
3. Pilih panjang kabel sesuai kebutuhan
Kabel yang terlalu panjang akan sering menerima kecenderungan lipatan dan lengkukkan yang sama dalam frekuensi yang sering. Hal ini dapat menyebabkan tembaga di dalam kabel menjadi putus, sehingga akan mengganggu proses pengiriman daya atau data. Karena terletak di dalam maka akan sulit bagi kita untuk tahu letak posisi tembaga yang putus tersebut. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2975 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2054 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2029 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1813 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026