Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tumpukan Sampah di TPA Peh Jembrana Berasap, Ini Penyebabnya
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, dilaporkan mengeluarkan asap pada Rabu, (11/09/2024).
Kejadian ini memang hal yang normal terjadi di tumpukan sampah yang lama berada di lokasi tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jembrana, Dewa Gede Ary Candra Wisnawa, mengatakan munculnya asap tersebut disebabkan oleh gas metan yang terbentuk dari tumpukan sampah eksisting. Saat sampah lama digali, gas metan ini dapat keluar dan berpotensi memicu kebakaran.
“Ini hal yang wajar terjadi. Karena sampah eksisting yang digali memang sudah lama tertimbun. Saat digali, gas metan yang terperangkap akan keluar, yang menyebabkan munculnya asap,” ujar Dewa Ary Candra .
Ia menjelaskan, gas metan tersebut berasal dari sampah-sampah plastik yang memiliki kandungan kalori tinggi. Kandungan kalori tersebut menghasilkan panas yang kemudian memicu asap.
Untuk mencegah terjadinya kebakaran, DLH Jembrana telah berkoordinasi dengan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Jembrana yang disiagakan di lokasi sebagai langkah antisipasi. Selain itu, upaya pengelolaan sampah dengan metode Refuse Derived Fuel (RDF) terus dilakukan untuk mengatasi masalah sampah eksisting di TPA tersebut.
Baca juga:
Bantuan Mesin Pengolahan Sampah di TPA Peh Jadi Angin Segar, Bupati Tamba: Saya Merasa Bahagia
“Kami selalu siap siaga dan berupaya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Jembrana saat ini sedang berupaya melakukan pengelolaan sampah yang lebih baik untuk mengurangi risiko kebakaran dan dampak lingkungan lainnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2262 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan