Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Tungro Ganas Kini Serang Belasan Hektar Sawah
Marga
Minggu, 9 Agustus 2009,
18:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Setelah hama tikus menyerang sebagian besar subak di Tabanan, giliran hama tungro yang membuat petani di sejumlah daerah lumbung beras ini gagal panen.
Seperti yang dialami Subak Delod Kukuh, Banjar Lodalang, Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Sekitar 12 hektar dari 25 hektar luas sawah di subak ini terserang tungro. Akibatnya petani setempat terancam gagal panen.
-uSerangan tungro ini sudah ada sejak padi berumur satu bulan,- jelas I Wayan Sogol.
Sogol yang juga sebagai kelihan (pimpinan) subak (organisasi pengairan sawah di Bali) Delod Kukuh mengatakan, kondisi padi kini mulai memerah mulai dari akar hingga daun.
Serangan tungro ini merupakan pukulan kedua bagi warga subak setempat, karena sebelumnya petani di subak ini juga gagal panen karena serangan tikus.
-uBelum hilang trauma serangan tikus, kami kembali mengalami serangan tungro,-katanya.
Serangan tungro ini, sebenarnya telah dilaporkannya kepada PPL yang bertugas, dan telah dilakukan upaya pemulihan tanaman padi dengan obat-obatan.
Upaya tersebut ternyata belum membuahkan hasil yang maksimal.
-uPadi saya seluas lima puluh are semuanya terancam gagal panen karena serangan tungro. Padi milik petani lain yang berada di subak Delod Kukuh juga terancam gagal panen,-jelasnya. (nod)
Seperti yang dialami Subak Delod Kukuh, Banjar Lodalang, Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Sekitar 12 hektar dari 25 hektar luas sawah di subak ini terserang tungro. Akibatnya petani setempat terancam gagal panen.
-uSerangan tungro ini sudah ada sejak padi berumur satu bulan,- jelas I Wayan Sogol.
Sogol yang juga sebagai kelihan (pimpinan) subak (organisasi pengairan sawah di Bali) Delod Kukuh mengatakan, kondisi padi kini mulai memerah mulai dari akar hingga daun.
Serangan tungro ini merupakan pukulan kedua bagi warga subak setempat, karena sebelumnya petani di subak ini juga gagal panen karena serangan tikus.
-uBelum hilang trauma serangan tikus, kami kembali mengalami serangan tungro,-katanya.
Serangan tungro ini, sebenarnya telah dilaporkannya kepada PPL yang bertugas, dan telah dilakukan upaya pemulihan tanaman padi dengan obat-obatan.
Upaya tersebut ternyata belum membuahkan hasil yang maksimal.
-uPadi saya seluas lima puluh are semuanya terancam gagal panen karena serangan tungro. Padi milik petani lain yang berada di subak Delod Kukuh juga terancam gagal panen,-jelasnya. (nod)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5989 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2312 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026