Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Uji Coba Layanan Satu Pintu dari Bali ke Tiga Gili Masih Berlanjut
BERITABALI.COM, NTB.
Uji coba sistem satu pintu (one gate system) untuk penyeberangan dari dan menuju Pelabuhan Padang Bai, Bali, ke Pelabuhan Bangsal, Lombok Utara, sebelum ke Tiga Gili akan diperpanjang selama dua minggu ke depan.
Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto menegaskan, uji coba terus berlanjut sambil menyempurnakan hal yang belum maksimal.
"Kita akan pertegas dan perdalam uji coba yang kurang (lebih) selama dua minggu ini," kata Wakil Bupati Danny Karter Febrianto, usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur NTB, Rabu (26/10).
Saat uji coba, ujarnya, proses masuk ke Tiga Gili akan melalui Pelabuhan Bangsal. Selanjutnya akan dilakukan screening barang dan orang dari sisi keimigrasian.
"Itu untuk kedatangannya. Kalau untuk kepulangannya masih kita kaji. Tapi ke depan bisa full one gate system bahwa Bangsal sebagai pintu masuk dan keluar dari Tiga Gili," katanya.
Ia melanjutkan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan seluruh pihak terkait sistem ini, mulai dari pemerintah provinsi hingga pelaku wisata.
"Semuanya telah sepakat melakukan penataan transportasi kawasan Tiga Gili agar mengarah pada satu pintu untuk mempermudah semua dalam mengontrol orang dan barang yang masuk ke kawasan pariwisata itu, khususnya bagaimana memastikan keselamatan dan keamanannya," terangnya.
Ekosistem di kawasan Tiga Gili, yang terdiri dari Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, menurutnya harus tetap terjaga. Hal ini mencakup perlindungan terhadap masyarakat dan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah) di kawasan itu. Diharapkan, sistem satu pintu masuk ke Tiga Gili dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Sementara itu dari sisi minat wisatawan, menurutnya masih naik turun lantaran sektor pariwisata tengah bangkit dari pandemi Covid-19. Pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan guna meminimalisasi keluhan selama uji coba, termasuk perbaikan di sisi penerapan kapal cepat.
Hingga sekitar pukul 19.00 WITA, area ambruknya rumah tersebut masih dikerumuni sejumlah warga yang ingin melihat.
Menurut petugas Banser Tanggap Bencana, upaya pembersihan puing-puing baru akan dilakukan Jumat (28/10/2022) besok, sementara area sudah dipasangi garis polisi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5990 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2653 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2313 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan