Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Untuk Daerah Rawan, 1 TPS = 1 Polisi
Renon
Jumat, 4 Juli 2008,
21:07 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Paling tidak, dua hari menjelang pemilihan, aparat kepolisian sudah berjaga-jaga di ribuan TPS. Idealnya, untuk penempatan daerah rawan, tiap satu TPS akan dijaga satu polisi. Itu terjawab dalam pelaksanaan gelar pasukan di lapangan Puputan Renon, Jumat (4/7).
Ribuan aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang tersebar sebanyak 5.683 TPS.
Dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada Bali, Polda Bali siap menerjunkan sekitar 7.806 personil keamanan. Dibantu sekitar 1000 personil dari Linmas dan 540 personil TNI.
Jenderal bintang satu ini meminta kepada masyarakat, menggunakan hak pilihnya secara tertib dan demokratis. Kepolisian akan menindak tegas kepada para perusuh Pilkada, sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Tidak ada istilah tempat ditembak. Itu pelanggaran HAM. Namun jika melakukan pelanggaran tindak pidana, akan diproses sesuai prosedur hukum,†tegas Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. Andi Chaerudin SH.
Begitu pula dengan personil polri, dihimbau untuk tidak ikut memilih tiga calon kandidat Gubernur.
Apabila ditemukan, anggota Polri yang memilih salah satu calon, bakal ditindak tegas. Dari mulai tindak disiplin, pidana umum hingga sidang kode etik profesi.
“Anggota Polri harus harus netral. Hal ini sesuai PP Polri No 2 tahun 2002 pasal 28 ayat 1,†ujar Jenderal berkumis tebal ini.
Disinggung, apakah pilkada di Bali berjalan aman ? Dikatakannya, sejauh ini masih terlihat berjalan aman, menjelang kampanye. Meskipun ada riak-riak kecil dan tidak terlalu mengganggu keamanan.
Kendati demikian, keamanan Bali bukan hanya tanggung jawab polisi atau aparat keamanan melainkan seluruh masyarakat Bali.
Di tempat terpisah, Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf Dedi Kusnadi kalau personil TNI sifatnya sebagai pendukung saja.
“Kita hanya BKO dan mendukung sepenuhnya tugas kepolisian,†ujarnya. (Spy)
Ribuan aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang tersebar sebanyak 5.683 TPS.
Dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada Bali, Polda Bali siap menerjunkan sekitar 7.806 personil keamanan. Dibantu sekitar 1000 personil dari Linmas dan 540 personil TNI.
Jenderal bintang satu ini meminta kepada masyarakat, menggunakan hak pilihnya secara tertib dan demokratis. Kepolisian akan menindak tegas kepada para perusuh Pilkada, sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Tidak ada istilah tempat ditembak. Itu pelanggaran HAM. Namun jika melakukan pelanggaran tindak pidana, akan diproses sesuai prosedur hukum,†tegas Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. Andi Chaerudin SH.
Begitu pula dengan personil polri, dihimbau untuk tidak ikut memilih tiga calon kandidat Gubernur.
Apabila ditemukan, anggota Polri yang memilih salah satu calon, bakal ditindak tegas. Dari mulai tindak disiplin, pidana umum hingga sidang kode etik profesi.
“Anggota Polri harus harus netral. Hal ini sesuai PP Polri No 2 tahun 2002 pasal 28 ayat 1,†ujar Jenderal berkumis tebal ini.
Disinggung, apakah pilkada di Bali berjalan aman ? Dikatakannya, sejauh ini masih terlihat berjalan aman, menjelang kampanye. Meskipun ada riak-riak kecil dan tidak terlalu mengganggu keamanan.
Kendati demikian, keamanan Bali bukan hanya tanggung jawab polisi atau aparat keamanan melainkan seluruh masyarakat Bali.
Di tempat terpisah, Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf Dedi Kusnadi kalau personil TNI sifatnya sebagai pendukung saja.
“Kita hanya BKO dan mendukung sepenuhnya tugas kepolisian,†ujarnya. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026