Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Usai Porkab, Ketua DPRD Karangasem Dorong KONI Lakukan Pembinaan Berkelanjutan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika mengapresiasi KONI Kabupaten Karangasem setelah sukses menggelar Pekan Olahraga tingkat kabupaten yang telah berakhir pekan lalu.
Suastika mengaku selalu mengikuti perkembangan pelaksanaan Porkab Karangasem. Melihat perolehan medali, pria asal Desa Duda Timur ini mengaku cukup terkejut dimana sejumlah potensi atlet yang dulunya tidak terlihat kini justru menonjol misalnya Kecamatan Abang dengan medali emas pada cabor pencak silatnya.
“Melihat perolehan medali emas ini sangat menarik. Misalnya sekarang terlihat Kecamatan Abang memiliki potensi besar untuk mencetak atlet Pencak Silat yang potensial untuk mewakili Karangasem kedepannya," kata Suastika, Kamis (21/12/2023).
Ia berharap, setelah pelaksanaan Porkab ini, KONI Karangasem bisa serius untuk melakukan pembinaan kepada para atlet yang ada di semua cabang olahraga. Terutama menjelang Porprov 2025 mendatang, tentu dengan harapan prestasi atlet Karangasem bisa meningkat.
"Tahun sebelumnya Porkab sempat ditiadakan karena Covid-19, tapi tahun ini KONI berhasil melaksanakan Porkab 2023 dengan sangat baik, selamat bagi atlet yang meraih medali," kata Suastika.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4467 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2261 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1157 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1015 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun