Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Vaksinasi dan Kontrol Populasi, Jurus Atasi Tingginya Kasus Rabies di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Penanganan khusus dibutuhkan untuk mengatasi tingginya kasus rabies di Jembrana. Selain melakukan vaksinasi di wilayah yang terjangkit, kontrol populasi juga merupakan salah satu solusi untuk mengurangi penyebaran rabies di Jembrana yang telah masuk ke dalam zona merah.
Kontrol populasi anjing dilakukan melalui dua cara, yaitu sterilisasi pada anjing peliharaan terutama pada anjing jantan melalui kastrasi dan pada anjing betina melalui operasi ovariohisterektomi.
"Diharapkan dengan cara ini dapat mengurangi populasi anjing dan mencegah penyebaran rabies," kata I Wayan Widarsa, Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana pada Kamis (2/3).
Kontrol populasi anjing juga mencegah perkembangbiakan anjing liar yang berpotensi tinggi terjangkit penyakit rabies dan penyakit menular lainnya pada anjing.
Kontrol populasi ini penting karena anjing umumnya dapat berkembang biak tiga kali dalam setahun dengan jumlah anak yang dapat mencapai lima ekor setiap kali beranak. Jika tidak dikontrol, maka populasi anjing akan semakin bertambah karena tidak semua anjing tersebut dirawat oleh pemiliknya.
Kontrol populasi anjing dilakukan di Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan dengan kerjasama antara Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, Yayasan Seva Bhuana yang didukung oleh lost lindenberg.
"Selain melakukan kontrol populasi, kami juga melakukan vaksinasi rabies pada anjing yang belum divaksin," jelas Widarsa.
Widarsa menambahkan bahwa dalam kontrol populasi anjing di wilayah Pekutatan tersebut, terdapat 30 ekor anjing dan kucing yang disterilisasi. Kastrasi anjing jantan dilakukan pada enam ekor, ovariohisterektomi pada 21 ekor anjing betina, kastrasi pada dua ekor kucing jantan, dan hanya satu ekor kucing betina yang menjalani operasi ovariohisterektomi.
"Sebanyak 19 ekor anjing juga divaksinasi di wilayah tersebut," tambahnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6020 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2351 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan