Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Wabup Kasta Berharap Panen Padi Organik Bisa Diterapkan di Semua Subak di Klungkung
Minggu, 10 Maret 2019,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta beharap kepada Subak Dawan dari sistem pertanian padi organik ini bisa diterapkan dan berjalan sesuai dengan apa yang pemerintah harapkan, kedepannya akan dibuat pencanangan pertanian ramah lingkungan.
[pilihan-redaksi]
"Penggunaan pupuk oraganik sementara masih menjadi barang baru, para subak masih menimbang-nimbang dalam pemilihan pupuk baik organik maupun non organik, mudah-mudahan dari hasil kajian ini bisa menjelaskan kepada subak hasil dari pertanian organik sangat lebih bagus dengan hasil yang lebih banyak dan menyehatkan," ujar Wabub Kasta saat melakukan panen perdana padi organik demplot kajian terap dosis pupuk organik tehadap peningkatan provitas padi varietas inpari 43 dengan alat mesin Combain Harvaster secara Simbolis di Subak Dawan, Desa Dawan Kelod, Kecamatan Dawan, Minggu (10/3) pagi.
"Penggunaan pupuk oraganik sementara masih menjadi barang baru, para subak masih menimbang-nimbang dalam pemilihan pupuk baik organik maupun non organik, mudah-mudahan dari hasil kajian ini bisa menjelaskan kepada subak hasil dari pertanian organik sangat lebih bagus dengan hasil yang lebih banyak dan menyehatkan," ujar Wabub Kasta saat melakukan panen perdana padi organik demplot kajian terap dosis pupuk organik tehadap peningkatan provitas padi varietas inpari 43 dengan alat mesin Combain Harvaster secara Simbolis di Subak Dawan, Desa Dawan Kelod, Kecamatan Dawan, Minggu (10/3) pagi.
Panen perdana tersebut, selain dihadiri Wabup Kasta juga Kepala Dinas Pertanian Ida Bagus Juanida, Camat Dawan A.A Gede Putra Wedana, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Bali serta krama Subak Dawan.
[pilihan-redaksi2]
Sementara menurut Kepala Bidang Produksi, Wayan Sumatra mengatakan padi organik yang ia kembangkan menggunakan pupuk organik berupa pestisida nabati yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman serta Biorin yang dihasilkan dari Simantri Desa Dawan.
Sementara menurut Kepala Bidang Produksi, Wayan Sumatra mengatakan padi organik yang ia kembangkan menggunakan pupuk organik berupa pestisida nabati yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman serta Biorin yang dihasilkan dari Simantri Desa Dawan.
"Pestisida ini tidak meninggalkan residu yang berbahaya pada tanaman maupun lingkungan serta dapat di buat dengan mudah menggunakan bahan yang murah, peralatan yang sederhana serta biayanya jauh lebih murah, diperkirakan 8 ton yang dihasilkan perhektar. Padi ini betul-betul organik, 100 % organik. Tidak menggunakan pupuk kimia atau insektisida sedikitpun," ujar Wayan Sumatra. (bbn/humasklungkung/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5989 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2312 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026