Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Wagub Minta Kain Tradisional Dilestarikan
Selasa, 25 Juli 2017,
11:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengharapkan peran semua pihak untuk ikut berpartisipasi dalam menjagan pelestarian Endek Bali, batik, songket, tenun serta kain khas lainnya.
"Saya mengapresiasi keberadaan KCB Indonesia khususnya KCB Bali. Saya berharap KCB dapat menghidupkan kebanggaan dan minat masyarakat dalam menggunakan busana berkain tradisional. Kita sangat kaya dengan warisan budaya yang memiliki nilai-nilai estetika, etika, bahkan nilai religius," ujar Sudikerta.
[pilihan-redaksi]
Ditambahkan Sudikerta, disamping melestarikan produk, KCB juga diharapkan fokus pada upaya untuk menghidupkan tradisi masyarakat untuk menggunakan busana tradisional yang sederhana, rapi, serasi dan beretika. Selain untuk digunakan sehari-hari, keberadaan busana kain tradisional dapat bersaing secara ekonomis di pasar lokal, nasional atau bahkan di pasar global. Hal ini tentunya akan membawa hal positif untuk mendorong para pengusaha, pengrajin, dan designer semakin kreatif, inovatif dan produktif yang pada akhirnya dapat mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat.
"Dengan partisipasi seluruh masyarakat, Saya yakin kita semua akan dapat meningkatkan eksistensi budaya tradisional khususnya kain tradisional Bali, dalam era global saat ini,”pungkasnya.
Sementara itu Ketua KCB Indonesia Provinsi Bali Mayke Boestani Andersen mengatakan jika pihaknya setahun belakangan ini telah banyak melakukan kegiatan dalam bentuk edukasi dan promosi untuk menciptakan pengenalan, minat dan apresiasi terhadap kain Nusantara.
"KCB mengharapkan bahwa wanita Indonesia dapat kembali menggunakan kain nusantara sebagai busana keseharian mereka. Semoga ini menjadi sumbang karsa KCB untuk turut membantu penguatan jati diri Indonesia,"ungkap Mayke.
Menurut Mayke, gaya berbusana kain tradisional saat ini sudah semakin ditinggalkan, karena untuk sebagian ini dianggap rumit dan mulai tergantikan dengan gaya berbusana modern yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan jaman. Padahal Indonesia sangat kaya dengan ragam kain tradisional yang tersebar di seluruh pelosok negeri. [rls/prov/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8446 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5805 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3631 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2457 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026