Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
WALHI Bali Desak Polda Bali Ungkap Aktor Intelektual
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali mendesak Polda Bali untuk mengungkap aktor intelektual dibalik aksi kekerasan terhadap aktivis Walhi Wayan Gendo Suardana. WALHI meminta Polda Bali tidak berhenti pada pengungkapan dan penangkapan pelaku pemukulan terhadap Gendo.
Direktur Internal WALHI Bali Suriadi Darmoko dalam keteranganya di Renon (14/11/2012) mengatakan kekerasan yang dialami aktivis WALHI menunjukkan adanya pola-pola anti demokrasi dalam meredam kritik dari para aktivis.
Jika dibiarkan pola-pola pembungkaman terhadap aktivis lingkungan akan terus berlanjut. “Kepolisian harus tegas dan membuka dengan terang benderang kasus penganiayaan yang dialami saudara Gendo, setiap penganiayaan yang dilakukan terhadap gerakan-gerakan pro-demokrasi selalu ada indikasi actor intelektualnya, polisi kita tantang, siapa aktor intelektual di balik penganiayaan terhadap saudara Gendo,"ujarnya. Suriadi Darmoko menegaskan penganiayaan terhadap aktivis Walhi Wayan Gendo Suardana merupakan serangan terhadap perjuangan lingkungan hidup di Bali.
Sebelumnya pada Senin, 5 November lalu Ketua Dewan daerah Walhi Bali Wayang gendo Suardana diserang oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Akibatnya gendo mengalami luka robek pada bibir dan berdarah, serta gigi agak goyang.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8010 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5650 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan