Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Walhi : Konvensi Basel Ibarat Macan Kertas
Nusa Dua
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jika pelarangan ekspor-impor limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) benar-benar deadlock maka perdagangan limbah B3 akan semakin menggila. Apalagi belum adanya sangsi. Kondisi ini diperparah dengan menurunya bantuan pendanaan dari Negara-negara donor.
Direktur Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) daerah Bali Agung Wardhana disela-sela Pertemuan Konferensi Antar Bangsa Pengelolaan Limbah (B3) atau Konvensi Basel ke-9 di Nusa Dua, Kamis (26/6) menyatakan jika penurunan bantuan donor terus terjadi maka regional center (Kantor Pusat Regional) kemungkinan tidak akan mendapatkan dana operasional.
“Konvensi Basel ini dikatakan macan kertas karena sampai hari ini konvensi ini tidak bisa diberlakukan, yang pertama karena sekretariat Basel Convention itu tidak memiliki cukup dana untuk membantu regional-regional center dalam melakukan kerja-kerjanya padahal ujung tombak dari Basel convention ada di regional center,” ujar Agung Wardhana.
Sebelumnya Ketua Delegasi Indonesia Agus Purnomo juga mengakui adanya penurunan bantuan pendanaan dari Negara donor kepada sekretariat Besel. Namun Agung Purnomo tidak menyebutkan besaran penurunan dana bantuan dari Negara-negara donor. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan