Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Warga Australia Dihukum 8 Tahun, Selundupkan 1,1 Kg Narkotika
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Edward Norman Myatt (54), warga Australia divonis 8 tahun, Senin (23/7/2012) oleh Hakim Pengadilan Negeri Denpasar karena terbukti bersalah menyelundupkan narkotika 1,1 kilogram ke Bali. Vonis tersebut jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa Gusti Putu Atmaja yakni 15 tahun penjara.
"Kejahatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah yang sedang gencar memberantas narkotika," ungkap ketua majelis hakim Gunawan Tri Budiono, saat memimpin persidangan di PN Denpasar, Senin (23/7/2012).
Dalam amar putusannya, hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah mengimpor narkotika golongan I sebagaimana diatur dalam pasal 113 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Menanggapi vonis hakim tersebut, Terdakwa menyatakan menerima sepenuhnya keputusan hakim. Sementara, jaksa Atmaja mengaku sangat kecewa dengan putusan itu. "Sangat rendah dari tuntutan yang kami ajukan sebelumnya," tegas Atmaja.
Sebelumnya, Terdakwa ditangkap petugas bea cukai setelah tiba dengan maskapai Thai Airways TG 431 di bandara Ngurah Rai Bali, 27 Februari 2012 lalu. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 72 butir kapsul berisi narkotika jenis hasis dan sabu seberat 1.111 gram brutto yang ditelan di perutnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7481 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5622 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3524 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2382 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan