Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Warga Ini Berhasil Taklukkan Buaya Berkalung Ban
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kisah buaya berkalung ban di Kota Palu, Sulawesi Tengah sempat bikin geger. Mulai dari Panji Petualang hingga Matthew Nicholas Wright alias Matt Wright, pengisi acara dalam salah satu program di National Geographic tak bisa menaklukan buaya tersebut untuk dilepaskan bannya.
Namun siapa sangka, warga biasa yakni Hili dari Sragen, Jawa Tengah malah mampu menangkap buaya tersebut. Ia bahkan berhasil melepaskan ban yang mengalung di leher buaya tersebut. Pada video yang tersebut, Hili menyatakan bahwa ia sengaja mengejar buaya berkalung ban tersebut karena tak tega melihat binatang yang tersiksa.
"Saya memang enggak suka lihat hewan-hewan terikat saya tidak suka dari dulu," ujarnya pada wartawan, seperti yang dikutip dari akun Instagram @warungjurnalis.
Menurut Hili, ia datang untuk memburu buaya tersebut atas kemauannya sendiri.
"Iya karena saya kasihan [pada buaya]," imbuhnya.
Ban Mangalung Sejak 2016
Buaya tersebut memang sudah menjadi perhatian sejak tahun 2016 karena ban yang mengalung di lehernya.
Dalam hal ini, Dinas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah sudah mulai mencoba melepaskan ban dari buaya, namun tak kunjung berhasil.
Kemudian Panji Petualang yang gagal memburu buaya tersebut pada tahun 2018. Hingga Matt Wright yang dua kali mencoba tapi tetap gagal.
Selain itu ada Forrest Galante, pembawa acara televisi Extinct or Alive on Animal Planet yang mencoba memburu buaya tersebut pada tahun 2020.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4721 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2530 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2170 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1789 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun