Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Warga Manggis Tewas Tertimpa Pohon Kelapa Tumbang di Rumah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Cuaca ekstrem di Gumi Lahar kembali menelan korban jiwa. Seorang warga Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, meninggal dunia setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang menimpa rumahnya pada Rabu (12/2/2025).
Informasi yang diperoleh menyebutkan, peristiwa naas itu terjadi ketika korban, Ni Nengah Ratnayasa (47), baru saja pulang ke rumah usai mencari daun. Saat baru memasuki rumahnya di Banjar Dinas Tengah, tiba-tiba pohon kelapa di sekitar rumahnya tumbang dan menimpa bangunan beserta korban.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera berdatangan dan menemukan korban mengalami sejumlah luka. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan medis. Namun sayangnya, nyawa korban tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia.
Camat Manggis, I Putu Eka Putra Tirtana, membenarkan kejadian ini. Ia juga mengaku telah mendapatkan informasi bahwa terdapat satu korban jiwa akibat insiden tersebut.
"Informasi katanya korban baru datang dari mencari daun, baru masuk rumah, pohon kelapa di dekat rumahnya tiba-tiba tumbang, sempat dilarikan ke RS, tapi kabar terakhir korban dinyatakan meninggal dunia," kata Tirtana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2313 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1938 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun