Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Wisata Alam Jati Luwih
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Jati Luwih termasuk salah satu obyek wisata dengan panorama yang indah. Variasi panorama sawah berundak-undak dengan latar belakang gunung berhutan lebat, dapat dikategorikan obyek wisata alam yang sangat menarik.
Jati Luwih memiliki hawa sejuk karena terletak pada ketinggian 700 m di atas permukaan laut. Selain potensi alamnya, Jati Luwih menyimpan pula potensi budaya terutama peristiwa sejarah pembangunan sebuah pura yang ada kaitannya dengan nama kekuasaan raja Ida Dalem Waturenggong di Keraton Gelgel (1460-1551).
Jarak tempuh dari Denpasar adalah 48 Km. Lokasinya di bagian Utara Tabanan (28 Km). Untuk dapat menikmati tour yang menyenangkan maka tour dikombinasikan yaitu Denpasar, Bedugul, pertigaan Desa Pacung, Jati Luwih, Yeh Panes Tabanan, monumen Subak, Alas Kedaton lanjut ke Tanah Lot untuk menikmati Sunset dengan panorama pantai yang indah.
Obyek wisata Jati Luwih telah dilengkapi dengan fasilitas tempat parkir, toilet, Bale Bengong, wantilan untuk tempat beristirahat sementara bagi wisatawan berkunjung untuk menikmati keindahan alam Jati Luwih. Di sekitar obyek telah dibangun beberapa Restaurant dalam rangka penyiapan jasa pelayanan makan dan minum.
Wisata alam ini ramai dikunjungi para wisatawan nusantara dan mancanegara yang ingin menikmati hawa sejuk dan keindahan alam, hamparan sawah yang berundak. Setiap 210 hari sekali yaitu pada hari Rabu Kliwon Ugu adalah hari upacara petoyan di Pura Petali yang menggelar juga tarian Wali Pendek yang bersifat sakral. (Berbagai sumber)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman