Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Wisatawan Asing ke Jatiluwih Tembus Hampir 1.000 Orang per Hari
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Bahkan, jumlah kunjungan turis asing kini hampir menembus angka 1.000 orang per hari.
Manager Manajemen Operasional DTW Jatiluwih, John Ketut Purna, mengungkapkan rata-rata kunjungan harian saat ini mencapai sekitar 900 wisatawan per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 700 orang merupakan wisatawan mancanegara, sedangkan sisanya wisatawan domestik.
“Sudah naik dari sebelumnya 500 sampai 600 orang, sekarang sudah hampir 1.000, sekitar 900 sekian per hari. Rata-rata 700 itu tamu bule yang datang ke Jatiluwih, sisanya domestik,” jelas, John Ketut Purna belum lama ini di Denpasar.
Menurutnya, peningkatan kunjungan tersebut menjadi kabar positif bagi sektor pariwisata Jatiluwih yang sebelumnya sempat mengalami penurunan akibat situasi geopolitik global.
Ia menjelaskan, konflik Israel-Iran yang terjadi beberapa waktu lalu sempat berdampak terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan wisata yang terkenal dengan panorama sawah terasering tersebut. Penurunan kunjungan saat itu tercatat mencapai 20 hingga 22 persen.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan pengelola DTW Jatiluwih. Hal itu karena pihak pengelola telah melakukan penyesuaian tarif tiket masuk yang dinilai mampu menjaga stabilitas pendapatan.
“Walaupun jumlah kunjungan sempat menurun sampai 20–22 persen karena Israel-Iran war, revenue kita tidak begitu turun. Karena kita naikkan harga tiket hampir 50 persen, jadi pendapatan masih cukup stabil,” katanya
Saat ini, tarif tiket masuk untuk wisatawan mancanegara ditetapkan sebesar Rp75 ribu per orang. Sementara wisatawan domestik dikenakan tarif Rp25 ribu, dan masyarakat Bali mendapatkan tarif khusus sebesar Rp15 ribu.
Selain itu, pengelola juga memberikan akses gratis bagi warga Kecamatan Penebel untuk memasuki kawasan wisata Jatiluwih.
Kebijakan tarif tersebut dinilai mampu menjaga keseimbangan antara peningkatan kualitas layanan wisata dan keberlanjutan pendapatan pengelola, tanpa mengurangi daya tarik kawasan yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO.
Sebagai salah satu ikon pariwisata Kabupaten Tabanan, Jatiluwih terus menjadi destinasi favorit wisatawan karena menawarkan panorama hamparan sawah terasering yang berpadu dengan sistem subak khas Bali yang telah diakui dunia.
Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ini juga menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Tabanan, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal yang menggantungkan penghidupan dari sektor wisata.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli